BOJONEGORO - Warga Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, gempar, pada Kamis (15/1/2026) pagi.
Seorang pria warga sekitar bernama Indra Saputra, ditemukan tewas di tepi rel perlintasan Kereta Api. Belum diketahui penyebab pria asal Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan ini tertemper Kereta Api.
Informasi yang didapat, peristiwa terjadi sekitar pukul 06.13 WIB. Seorang warga menemukan korban tergeletak di tepi rel antara Stasiun Tobo dan Kalitidu.
Korban ditemukan warga di lokasi yang bukan merupakan perlintasan kereta api dengan jarak 10 meter setelah korban tertabrak. Informasinya, korban tertemper KA Gumarang relasi Jakarta Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi.
Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Kalitidu. Polisi langsung ke lokasi dan melakukan olah TKP. Dari hasil identifikasi, korban berjenis memakai hoodie warna cokelat, kaus hitam serta celana kain warna hitam.
Petugas juga menemukan barang pribadi, berupa uang tunai sebesar dua puluh dua ribu rupiah, satu bungkus rokok, satu korek api, serta tas ransel berwarna biru navy. Selain itu, di dalam tas ransel tersebut terdapat sebuah telepon seluler warna hitam beserta charger.
Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian korban bisa tertabak kereta, dan pihak kepolisian masih menyelidiki kronologi adanya peristiwa tersebut pasti kejadian tersebut.
Berdasarkan kesaksian dari salah satu warga, yakni Muhammad Arauf, korban tergeletak di sekitar rel kereta api didepan PT Meindo di daerah persawahan. Korban bukan merupakan warga asli sekitar.
“Lokasinya di depan PT Meindo di sekitar persawahan, terjadi sekitar pukul enam dan beliau meninggal di tempat. Tapi sudah di evakuasi,” katanya.
Usai dilakukan olah TKP, jasad korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro guna dilakukan visum sebelum diserahkan kepada keluarga. (Edo Jody Aldyan)
Editor : M Fakhrurrozi



















