GRESIK - Polres Gresik bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sidak SPBU dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. Sasaran sidak adalah SPBU K3 PG di pertigaan Petrokimia Gresik, Jalan Sudiro Husodo dan SPBU Sentolan, Jalan Veteran Gresik.
"Sidak dilakukan secara random di SPBU K3 PG dan Veteran. Sidak untuk memastikan tidak ada BBM oplosan," ujar AKBP Rovan Richard Mahenu.
Dalam sidak ini, petugas mengecek takaran BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Pengecekan dilakukan dengan alat pengukur berat jenis BBM. Hasilnya, Pertamax dan Pertalite masih memenuhi standar yang ditetapkan.
Baca Juga : Polres Gresik dan Disperindag Sidak SPBU, Pastikan Tak Ada BBM Oplosan
"Untuk BBM sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Jadi tidak ada indikasi oplosan. Untuk warna juga sesuai yakni Pertalite hijau dan Pertamax biru," ujar Sekar Bias Tri Cahyani, Penera Ahli Metrologi Disperindag Kabupaten Gresik.
Meski tidak menemukan adanya temuan BBM oplosan, Kapolres mengimbau SPBU untuk tidak melakukan pengoplosan.
"Alhamdulillah, hasil sidak tidak ditemukan BBM oplosan. Namun, kami mengimbau kepada SPBU agar menaati peraturan yang ada sehingga tidak ada konsumen yang dirugikan," terangnya.
Sidak BBM ini membuat masyarakat senang karena tidak perlu khawatir adanya BBM oplosan.
"Sidak ini membuat kita sebagai konsumen tidak khawatir lagi adanya BBM oplosan yang ramai belakangan ini," kata Erna, konsumen Pertamina.
Sementara itu, Sugeng pengawas SPBU Jalan Veteran memastikan tidak ada BBM oplosan.
"Semua sudah dicek. Jadi aman. Dan kita sudah terbiasa dengan adanya pengecekan ini," katanya
Hanya saja, lanjut Sugeng, sidak sempat membuat pelayanan kepada masyarakat terganggu. (*)
Editor : M Fakhrurrozi