MALANG - Pro dan kontra atas penunjukan Pasuruan United sebagai tuan rumah babak 16 Besar grup JJ Liga 4 Nusantara Jawa Timur, terus bergulir. Ini setelah Persepam Pamekasan melakukan protes kepada PSSI Jatim atas penunjukan Pasuruan United di sebagai tuan rumah grup JJ.
Untuk mengakhiri polemik ini, Persema Malang secara resmi mengajukan diri sebagai tuan rumah pengganti. Alie menawarkan Stadion Gajayana, Malang sebagai Stadion.
"Patut digaris bawahi satu dua hari terakhir ini, beredar cukup luas video di sosial media, baik diaplikasi pengiriman pesan, bahwa ada protes dari Persepam Pamengkasan terkait dengan penunjukkan Pasuruan sebagai tuan rumah babak 16 besar Liga 4 Jawa Timur. Saya melihat disitu kami Persema ingin menawarkan jalan tengah, kami tahu bahwa Stadion Gajayana itu adalah stadion yang bersejarah. stadion besar. Kami Persema siap bila pada akhirnya nanti memang harus dipindah venue tidak lagi di Pasuruan tetapi di Malang, baik panitia pelaksana, maupun pihak stadion, dan tim Persema sendiri siap untuk menjadi tuan rumah. Barangkali ini bisa menjadi jalan tengah begitu bagi dinamika yang terjadi saat ini. Ya mungkin di Malang bisa lebihi rileks, hawanya dingin, atau bisa sambil berwisata. banyak hal positif jikalau pertandingan diselenggarakan di Stadion Gajayana, Kota Malang," jelas Alie Zainal Abidin, Manajer Persema Malang saat ditemui di kantornya, Kamis (15/1/2026).
Dengan tawaran ini, bola kini sepenuhnya berada di pihak panitia. Yang pasti, ketidakpastian venue dinilai mengganggu persiapan semua tim. Keputusan yang cepat dan tegas sangat dinantikan, agar kompetisi dapat berjalan lancar. (Yona Salma)
Editor : M Fakhrurrozi



















