PP PBSI buka suara mengenai dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan pebulu tangkis Indonesia dan tengah diproses oleh Badminton World Federation (BWF) pada Senin (3/8/2026) malam WIB.
Dalam keterangan resminya, PBSI menjelaskan BWF sedang menjalankan proses peradilan independen (judicial proceedings) terkait dugaan tersebut. PBSI mendukung penuh mekanisme yang dilakukan.
Sebagai upaya menjaga integritas tersebut, PBSI menghormati independensi yang proses yang sedang berlangsung. Dengan pernyataan resmi ini, PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut.
PBSI akan menunggu hasil lebih lanjut dari pihak BWF terkait dugaan pelanggaran integritas tersebut. Hal itu diambil untuk menghindari spekulasi hingga keputusan resmi dari Hearing Independent Panel BWF.
Baca Juga : Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026
Lebih lanjut, PBSI akan terus berkoordinasi dengan BWF dan memastikan setiap langkah organisasi yang dijalankan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan hak-hak atlet, serta komitmen terhadap integritas olahraga bulu tangkis.
Secara terpisah soal dugaan pelanggaran, PBSI melakukan penyesuaian komposisi ganda campuran Indonesia di BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia BWF yang dihelat pada 17–23 Agustus 2026.
PBSI menarik mundur keikutsertaan dua pasangan ganda campuran di turnamen tersebut, yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil.
Baca Juga : Hasil Drawing Thomas dan Uber Cup 2026: Tim Putra Masuk Grup Berat, Tim Putri Berpotensi Tanpa Hambatan
Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah organisasi dalam memastikan seluruh proses administrasi dan keikutsertaan atlet pada kejuaraan internasional berjalan sesuai dengan regulasi.
Editor : Khasan Rochmad



















