BLITAR - Seorang pemuda di Kota Blitar, Muhammad Naufal, berhasil menekuni usaha pembuatan game playbox atau video game portable yang kini telah mendatangkan keuntungan hingga juta-an rupiah berkat ketekunan dan kerja kerasnya.
Setiap harinya, Naufal bersama pekerjanya disibukkan dengan merakit video game portable di belakang rumahnya yang terletak di Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Mereka bekerja dengan penuh dedikasi untuk memenuhi pesanan yang terus membanjir dari pelanggan.
Muhammad Naufal, seorang pemuda berusia 29 tahun, memulai usahanya ini sejak empat bulan yang lalu. Pada awalnya, ia terinspirasi oleh game box buatan Jerman dan memutuskan untuk mencoba membuat produk serupa dengan bahan seadanya. Meskipun berulang kali mengalami kegagalan, Naufal yang merupakan lulusan SMK tidak pantang menyerah.
Baca Juga : Dari Limbah Jadi Berkah, Kerajinan Eceng Gondok Asal Lumajang Tembus Pasar Eropa
Berkat kerja keras dan ketekunannya, produk yang ia buat kini justru digemari oleh para kawula muda yang memiliki hobi bermain game. Keunggulan utama dari produk ini adalah kemudahan dalam membawa dan menggunakannya dimana saja selama ada sumber listrik.
Dalam satu hari, Naufal mampu menjual antara lima hingga tujuh unit game playbox atau video game portable. Dengan harga jual antara Rp.3 juta hingga Rp.4 juta per unit, Naufal berhasil mengantongi uang juta-an rupiah dalam sehari. Produk Naufal sudah dipasarkan di berbagai kota besar, mulai dari Medan, Sulawesi, hingga Papua.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil kerja keras ini. Dengan harga yang cukup terjangkau, produk kami banyak diminati oleh para penggemar game di seluruh Indonesia," ungkap Naufal.
Dengan pesanan yang terus mengalir, Naufal berharap usahanya dapat berkembang lebih luas lagi, serta menjadi inspirasi bagi pemuda-pemuda lain yang ingin mencoba berbisnis. (Qithfirul Aziz)
Editor : JTV Kediri