Menu
Pencarian


Nasi Jangkrik, Kuliner Legendaris Kudus Ditanggung Rasa Juara

JTV Malang - Sabtu, 7 Februari 2026 17:28
Nasi Jangkrik, Kuliner Legendaris Kudus Ditanggung Rasa Juara
Sekali suap Nasi Jangkrik, langsung paham kenapa kuliner khas Kudus ini melegenda.

KUDUS - Mendengar nama Nasi Jangkrik, sebagian orang mungkin langsung membayangkan hidangan berbahan serangga. Padahal, kuliner khas Kabupaten Kudus ini sama sekali tidak menggunakan jangkrik sebagai bahan masakan. Justru di balik namanya yang nyentrik, tersimpan cita rasa gurih yang sudah melegenda.

Asal-usul penamaan Nasi Jangkrik berawal dari ungkapan spontan para tokoh masyarakat saat pertama kali mencicipinya. Karena rasanya yang begitu lezat, mereka melontarkan kata “jangkrik!” sebagai bentuk kekaguman. Ungkapan dalam bahasa Jawa tersebut kemudian melekat dan menjadi nama resmi hidangan khas Kudus ini.

Secara tampilan, Nasi Jangkrik disajikan berupa nasi putih dengan lauk utama daging kambing atau kerbau yang dipotong kecil-kecil. Lauk tersebut disiram kuah santan berbumbu khas, dilengkapi tahu, sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih, manis, dan rempah yang kuat. Keunikan lainnya, sajian ini biasanya dibungkus menggunakan daun jati yang menambah aroma khas sekaligus nilai tradisional.

Baca Juga :   50 Tahun Bertahan, Jenang Madura Legendaris di Pasar Pahing Kediri Tak Pernah Sepi Pembeli

Tak hanya dikenal sebagai kuliner harian, Nasi Jangkrik juga memiliki peran penting dalam tradisi budaya Kudus. Hidangan ini kerap menjadi menu utama yang dinanti saat perayaan Buka Luwur Makam Sunan Kudus, menjadikannya bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya lokal yang terus dilestarikan hingga kini. (Prakerin-Mido)

Editor : JTV Malang






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.