Menu
Pencarian


Lima Ruko di Pasar Ngemplak Tulungagung Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Kulkas

JTV Kediri - Selasa, 28 Juli 2026 10:47
Lima Ruko di Pasar Ngemplak Tulungagung Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Kulkas
Sejumlah kios Pasar Ngemplak Tulungagung terbakar tadi pagi (28/7). (Foto : Beny Setiawan)

TULUNGAGUNG - Kebakaran menghanguskan lima unit ruko di sisi selatan Pasar Nggemplak, Kabupaten Tulungagung, Selasa dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta hingga Rp 70 juta.

Api pertama kali diketahui warga yang melihat kobaran api muncul dari salah satu ruko. Laporan kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulungagung.

Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu mobil water supply. Langkah cepat dilakukan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan pasar.

Kebakaran menghanguskan lima ruko milik tiga pemilik berbeda. Saat kejadian, seluruh ruko dalam keadaan kosong karena para pemilik telah pulang setelah berdagang. Di lokasi hanya terdapat petugas UPT Pasar yang sedang melakukan patroli secara bergantian.

Hasil analisis awal bersama kepolisian dan tim INAFIS menunjukkan sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada perangkat pendingin atau kulkas di salah satu ruko yang berada di bagian tengah deretan bangunan. Api kemudian membesar, membakar atap bangunan, lalu merembet ke empat ruko lainnya.

Dua ruko mengalami kerusakan paling parah. Atap bangunan roboh, sementara berbagai barang dagangan, peralatan usaha, hingga dokumen transaksi ikut hangus terbakar.

Petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan melakukan proses pembasahan hingga sekitar pukul 06.00 WIB. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kasi Penyelamatan Dinas Damkarmat Tulungagung, Iwan Supriyono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari perangkat pendingin di salah satu ruko.

“Berdasarkan hasil analisis awal bersama kepolisian dan tim INAFIS, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada perangkat pendingin di salah satu ruko. Kami juga mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik serta mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan untuk mencegah kebakaran akibat korsleting,” ujarnya.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan kerugian akibat kebakaran tersebut. Sementara itu, penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.(Agus Bondan-Beny Setiawan)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.