TULUNGAGUNG - Latihan terjun payung yang digelar oleh prajurit Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Cepat) TNI Angkatan Udara di Desa Sodo, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, berhasil menyedot perhatian warga setempat. Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan langsung aksi para penerjun yang melayang di langit desa mereka, Selasa siang (04/11).
Suasana yang biasanya tenang di Desa Sodo berubah menjadi ramai oleh antusiasme warga dari berbagai usia. Mereka berkumpul di sekitar lapangan yang dijadikan area latihan untuk menyaksikan sepuluh prajurit Kopasgat menunjukkan kemampuannya.
Kehebohan dimulai ketika suara deru pesawat pembawa prajurit terdengar di angkasa. Sorak sorai warga pun pecah menyambut satu per satu penerjun yang melompat dan melayang turun dengan parasutnya yang berwarna-warni.
Baca Juga : Jelang Libur Nataru, Petugas Gabungan Periksa Bus dan Tes Urine Awak Bus di Terminal Gayatri Tulungagung
Dari sepuluh penerjun, delapan di antaranya berhasil mendarat sempurna di titik yang telah ditandai di lapangan. Namun, dua penerjun lainnya sempat meleset dan mendarat di area persawahan sekitar lokasi. Meski demikian, kondisi seluruh prajurit dilaporkan dalam keadaan baik.
Setelah tiba di darat, para prajurit dengan sigap langsung membentuk formasi tempur dan melakukan pemeriksaan terhadap perlengkapan mereka. Petugas di lapangan juga mengimbau warga yang terlalu dekat dengan area latihan untuk menjauh demi alasan keselamatan.
Salah seorang warga, Indah Wiastuti, mengungkapkan kekagumannya. Peristiwa ini menjadi pengalaman langka baginya yang mengaku baru pertama kali melihat atraksi militer dari dekat.
Baca Juga : Pencarian Bocah Tenggelam di Sungai Bodeng Tulungagung Belum Berhasil
“Para prajurit yang tetap tenang meski ada yang mendarat di sawah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa warga merasa terhibur dengan aksi para prajurit TNI tersebut. Menurutnya, latihan ini tak hanya menunjukkan ketangkasan dan profesionalisme prajurit Kopasgat, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Latihan ini menjadi tontonan yang spektakuler dan mendebarkan bagi warga Tulungagung, sekaligus menjadi bukti nyata kesiapan dan kemampuan prajurit TNI dalam menguasai medan operasi. (Agus Bondan - Beny Setiawan)
Editor : JTV Kediri




















