SIDOARJO - Nuansa kepedulian sosial yang kental terasa di Rumah Dinas Ketua DPRD Sidoarjo pada Kamis (5/3/2026) sore.
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Swasta Kabupaten Sidoarjo bersama JP Books menggelar agenda tahunan bertajuk "Berbagi Berkah Menyulam Kebahagiaan" yang diisi dengan santunan dan buka puasa bersama anak yatim.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting pendidikan dan pemerintahan, di antaranya Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd., serta Sekretaris Dinas Pendidikan Dr. Netty Lastiningsing.
Wujud Syukur dan Fasilitas Pendidikan Gratis
Ketua K3S SD Swasta Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Sugeng, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap anak didik, khususnya yatim piatu di lingkungan sekolah swasta. Pada tahun ini, sebanyak 250 anak yatim hadir untuk menerima santunan.
"Kegiatan ini rutin setiap tahun untuk meningkatkan kepedulian kita sebagai rasa syukur. Kami berharap sekolah swasta bisa terus memberikan fasilitas terbaik bagi mereka, termasuk komitmen memberikan pendidikan gratis menuju kesuksesan anak-anak kita semua," ujar Muhammad Sugeng di sela acara.

Tekan Angka Putus Sekolah
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, memberikan apresiasi atas inisiatif para kepala sekolah swasta. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pendidikan di daerah.
"Maknanya adalah bagaimana kita memberi semangat kepada anak-anak kita agar terus sekolah, belajar, dan mengaji. Kami mendorong seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyelesaikan PR di Sidoarjo, terutama mengurangi angka tidak sekolah yang relatif masih cukup tinggi," tegas Abdillah Nasih.
Ia juga menyoroti adanya tantangan disparitas antara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tinggi dengan rata-rata harapan lama sekolah di Sidoarjo. "Kebijakan di Sidoarjo harus berpihak pada anak-anak agar mereka mudah bersekolah melalui pendampingan dan layanan kesetaraan yang merata," tambahnya.
Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 16.00 WIB ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa, mempertegas sinergi antara lembaga pendidikan swasta dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif di Kabupaten Sidoarjo. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















