PAMEKASAN - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura menggelar rapat evaluasi kinerja di Ruang Trunojoyo, Kantor PLN UP3 Madura, Pamekasan, Senin (19/10/2026).
Rapat tersebut diikuti jajaran pimpinan dan unit layanan untuk mengevaluasi capaian operasional sekaligus merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kinerja perusahaan.
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya PLN UP3 Madura dalam memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat di Pulau Madura serta mendorong pencapaian kinerja yang lebih baik di lingkungan Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Manager PLN UP3 Madura, Radea Cakrawala Nusantara. Dalam arahannya di hadapan seluruh jajaran manajemen, Manager Unit Layanan Pelanggan (MULP), Team Leader Pelayanan Pelanggan, hingga Team Leader Teknik Layanan yang hadi, Radea meminta seluruh pegawai PLN di Madura meningkatkan kinerja secara proaktif dan adaptif serta mengutamakan kepuasan pelanggan (customer-centric) dalam memberikan pelayanan kelistrikan.
"Capaian posisi ke-2 di semester lalu beserta 13 penghargaan yang telah kita raih bukan merupakan garis finis, melainkan titik pijak untuk melompat lebih tinggi. Kita harus menjaga momentum ini, memperkuat keandalan jaringan, dan memastikan setiap rupiah investasi serta listrik desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Madura," tegas Radea.
Langkah konsolidasi ini terasa sangat krusial mengingat pencapaian cemerlang yang telah ditorehkan sepanjang Semester I tahun 2026, di mana PLN UP3 Madura sukses bertengger di posisi ke-2 pencapaian kinerja terbaik di lingkungan PLN UID Jawa Timur serta memboyong 13 penghargaan bergengsi.
Capaian tersebut menjadi bahan bakar moral sekaligus standar baru yang harus terus ditingkatkan, terutama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, menekan angka gangguan, dan mempercepat realisasi investasi serta listrik desa (lisdes).
Baca Juga : Memaknai Kemerdekaan Indonesia, PLN UP3 Madura Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Santri Dhuafa di Sampang
Rapat tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan pengabdian dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober. Semangat persatuan, tekad baja, dan idealisme kaum muda dalam mengabdi kepada Ibu Pertiwi direfleksikan secara nyata oleh para srikandi dan ksatria kelistrikan PLN UP3 Madura di garda terdepan.
"Semangat Hari Sumpah Pemuda harus menjiwai setiap langkah pengabdian kita di lapangan. Sebagaimana para pemuda tahun 1928 menyatukan Nusantara, insan PLN hari ini menyatukan pulau-pulau di Madura melalui aliran listrik yang berkeadilan, menerangi mimpi masyarakat hingga pelosok desa," imbuhnya.
Bagi insan PLN, Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk terus merawat api kemerdekaan melalui pemerataan akses energi berkeadilan, sejalan dengan nafas sila kelima Pancasila.
Berdasarkan paparan data eksekutif Executive Summary kinerja hingga September 2026, PLN UP3 Madura menunjukkan tren positif yang solid. Angka NKO Trajectory tercatat kokoh di angka 105,06 per September 2026, ditopang oleh pertumbuhan penjualan positif sebesar +7,34% dan lonjakan pendapatan hingga +17,98%.
Dari sisi keandalan sistem, transformasi pelayanan membuahkan hasil manis dengan durasi pemadaman yang semakin efisien (SAIDI turun ke angka 92,57 menit dan frekuensi gangguan SAIFI di angka 1,53 kali), yang secara Year-on-Year (YoY) menunjukkan penurunan gangguan signifikan sebesar 35,10%. Keandalan ini ditopang oleh infrastruktur sistem yang mumpuni, mencakup 6 Gardu Induk ber-SCADA, jaringan transmisi, serta rasio elektrifikasi keseluruhan di wilayah Madura yang telah mencapai angka 97,66%, dengan wilayah kerja spesifik seperti Bangkalan (99,99%), Sampang (98,90%), Pamekasan (97,00%), hingga Sumenep (94,20%).
Tidak hanya berfokus pada keandalan operasional konvensional, PLN UP3 Madura juga secara konsisten mengawal transisi energi hijau (Green Energy) melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pemanfaatan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 2.125 MWp di beberapa wilayah kepulauan seperti Gili Labak dan Pagerungan Kecil, demi mewujudkan kelistrikan yang berkelanjutan (sustainable) bagi masa depan Madura.
Melalui konsolidasi yang dipimpin langsung oleh Radea Cakrawala Nusantara ini, PLN UP3 Madura menegaskan komitmen bulatnya untuk menyongsong tutup tahun 2026 dengan pencapaian optimal, mempertahankan momentum pertumbuhan, mempercepat penyelesaian proyek strategis kelistrikan desa, dan memastikan zero compromise on safety dalam setiap lini pelayanan masyarakat. (*/MH).
Editor : JTV Madura























