TUBAN - Menjelang hari raya idul fitri, jasa penukaran uang receh dadakan mulai menjamur di sejumlah titik di Kabupaten Tuban. Meski dikenakan biaya tambahan hingga delapan belas ribu rupiah per seratus ribu rupiah, warga tetap memilih menukar uang di tempat ini karena dinilai lebih praktis dibandingkan harus mengantre di bank. (jtv/bjn)
Editor : JTV Bojonegoro


















