SURABAYA - Dalam persoalan pembangunan di Surabaya jangan sampai tidak merata baik Surabaya barat juga Surabaya timur. Maka persoalan pembangunan jalan baik jalan lingkar luar timur(JLLT) atau jalan lingkar luar barat (JLLB).harus ada pemerataan.Ungkap Abdul ghoni muklas ,rabu 25/1/23.
Masih kata Ghoni kebutuhan jalan lingkar luar timur kurang lebih memang 16 kilometer ,dari ujung Suramadu sampai ujung Sidoarjo yang menyambung ke bandara internasional Juanda. Jalan JLLT ini memang sangat di perlukan untuk mengurai kemacetan di jalan merr surabaya."pungkasnya.
"Memang untuk menyelesaikan JLLT kebutuhan anggaran yang cukup besar hampir Rp.7 triliun lebih, maka pembangunan tidak bisa langsung dituntaskan, namun harus di akukan secara bertahap. Tahun ini pemerintah kota Surabaya bersama DPRD kota Surabaya sudah menganggarkan Rp.200 milyar untuk pembebasan lahan milik warga.
Sementara untuk menyelesaikan lahan milik pengembang,karena sebagian jalan JLLT mengunakan lahan milik pengembang,maka akan di segera dicarikan solusi,komisi c akan mengagendakan pertemuan dengan semua pengembang untuk mencari solusi penyelesaian lahan milik pengembang dengan mempercepat penyerahan PSU.
Baca Juga : Kasus Laka Akibat Mihol Naik, M. Fikser: Pengelola RHU Ikut Tanggung Jawab
Saat pemerintah kota Surabaya masih melakukan penghitungan lahan lahan yang akan di bebaskan .
Reporter: Ayul andim
Editor: Vita Ningrum