BLITAR - Suasana haru dan isak tangis keluarga pecah saat sirine mobil jenazah memasuki Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jumat siang. Jenazah Jarot Setiawan, korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Selat Jawa, akhirnya tiba di rumah duka.
Kedatangan jasad Jarot sekaligus menandai ditemukannya korban terakhir asal Kabupaten Blitar dalam musibah pelayaran tersebut. Jenazah korban kini telah diterima pihak keluarga dan langsung dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Kepastian identitas jenazah diperoleh setelah petugas mengidentifikasi ciri gelang serta kaus yang mengenakan korban saat kejadian. Petugas kemudian memperkuat kepastian tersebut melalui hasil pengujian DNA.
Tragedi ini bermula saat Jarot melakukan perjalanan menuju Palangkaraya bersama keponakannya, Saiful Anwar. Namun nahas, kapal yang mereka tumpangi mengalami musibah di tengah pelayaran di kawasan Perairan Masalembo.
Baca Juga : Pulang dari Mengantar Marmer, Sopir Truk Asal Tulungagung Jadi Korban KM Virgo 8
Saiful berhasil selamat dari insiden maut tersebut setelah berjuang menyelamatkan diri keluar dari badan kapal melalui bagian atap. Ia menceritakan detik-detik mencekam saat terpisah dari sang paman di tengah kepanikan penumpang.
"Kondisi di dalam kapal saat itu sangat berdesak-desakan, hingga akhirnya kami terpisah," tutur Saiful Anwar.
Jasad Jarot sendiri akhirnya ditemukan oleh tim penyelamat di dalam badan kapal. Pihak keluarga kini telah ikhlas dan menerima peristiwa tragis tersebut sebagai musibah murni kecelakaan. ( Qithfirul Aziz )
Editor : JTV Kediri



















