Menu
Pencarian


Ipda Purnomo, Polisi Perawat ODGJ yang Matikan Monetisasi YouTube Usai Didatangi Petugas

Portaljtv.com - Sabtu, 3 Oktober 2026 08:50
Ipda Purnomo, Polisi Perawat ODGJ yang Matikan Monetisasi YouTube Usai Didatangi Petugas
Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang dikenal aktif membantu penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). (Foto: Istimewa)

LAMONGAN - Video pengakuan Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan sekaligus konten kreator dan pegiat kemanusiaan yang merawat ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sempat menjadi sorotan luas di media sosial setelah dirinya didatangi petugas instansi pemerintah ke rumahnya pada (28/9/2026) lampau.

Menurut pengakuannya, petugas tersebut mempertanyakan aktivitas media sosialnya, mulai dari pendapatan YouTube, peralatan konten, hingga aliran dana di rekening pribadi miliknya.

Menanggapi kesalahpahaman yang sempat viral di tengah masyarakat, Ipda Purnomo akhirnya menggelar mediasi serta mitigasi resmi bersama jajaran pimpinan Polres Lamongan dan pihak terkait pada (2/10/2026).

Dalam keterangannya usai mediasi, Purnomo meluruskan bahwa pihak yang mendatangi kediamannya adalah petugas resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang sedang menjalankan tugas pendataan acak, bukan oknum pajak seperti isu yang sempat beredar liar.

Baca Juga :   Tim SAR Cari Bocah 9 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo Lamongan

Purnomo mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa bersikap kooperatif dan memberikan data yang jujur apabila sewaktu-waktu didatangi oleh petugas resmi dari BPS.

Sebagai bentuk ketaatan hukum dan upaya memberikan teladan yang baik sebagai anggota Polri, Purnomo memastikan bahwa seluruh data yang ia berikan sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan pelanggaran perpajakan.

Sebelumnya, rentetan pertanyaan pendataan tersebut sempat membuatnya terkejut dan memutuskan untuk menonaktifkan monetisasi kanal YouTube Purnomo Belajar Baik terhitung mulai 1 Oktober 2026.

Baca Juga :   Rumah Mewah di Paciran Lamongan Dirusak Massa

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa aktivitas produksi konten untuk aksi-aksi sosial kemanusiaan akan terus dilanjutkan demi membantu sesama.

Seluruh pendapatan atau AdSense dari kanal YouTube miliknya kini telah resmi dialihkan sepenuhnya untuk kepentingan yayasan sosial guna membantu anak-anak yatim piatu serta pembiayaan panti rehabilitasi ODGJ.

Keputusan mulia ini diambil agar kanal yang dikelolanya dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas tanpa memunculkan prasangka negatif terkait upaya memperkaya diri sendiri.

Ipda Purnomo berharap masyarakat dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya di media sosial.

"Saya sebagai polisi harus terbuka. Yang penting ada suratnya dan jelas," ucap Purnomo menutup klarifikasinya. (Tengku Abdillah Ayyub)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.