Menu
Pencarian


Indonesia Finis Peringkat 16 Asian Games 2026

Juli Susanto - Minggu, 4 Oktober 2026 21:39
Indonesia Finis Peringkat 16 Asian Games 2026
Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan torehan 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu serta finis di peringkat ke-16 klasemen akhir. (Foto: Kemenpora)

SURABAYA - Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan koleksi 39 medali. Indonesia finis di peringkat ke-16 klasemen akhir dengan raihan 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

 Pada klasemen akhir, Indonesia berada di bawah Chinese Taipei yang menempati peringkat ke-15 dengan lima emas, 17 perak, dan 33 perunggu.

Meski demikian, Indonesia berhasil melampaui target yang ditetapkan sebelum Asian Games 2026. Kontingen Merah Putih sebelumnya ditargetkan meraih empat medali emas, namun mampu membawa pulang lima emas.

“Kita datang dengan target empat emas, dan Alhamdulillah kita pulang dengan lima emas. Ini menunjukkan bahwa target yang kita tetapkan harus lahir dari pemetaan yang benar. Kita harus tahu cabang mana yang punya peluang, siapa atletnya, bagaimana performanya, bagaimana persiapannya, dan seberapa realistis target yang kita pasang. Jadi target bukan angka yang dibuat di atas kertas, tetapi angka yang punya dasar dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Menteri Pemuda dan Olah Raga Erick Tohir, dikutip dari laman Kemenpora, Minggu (4/10/2026)

Lima emas Indonesia berasal dari sejumlah cabang olahraga unggulan. Medali emas diraih melalui bulutangkis beregu putra, bulutangkis ganda putra, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.

Di bulutangkis, emas diraih tim putra serta pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Sementara dari angkat besi, Rahmat Erwin Abdullah menjadi penyumbang emas Indonesia.

Emas berikutnya datang dari panjat tebing melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi di nomor speed putri. Sedangkan emas kelima dipersembahkan Nurisa Dian Ashrifah dari nomor compound individu putri panahan.

Raihan emas tersebut menjadi salah satu catatan positif Indonesia di Aichi-Nagoya. Khusus Nurisa Dian, emas yang diraih juga menjadi sejarah baru bagi Indonesia di cabang panahan Asian Games.

Indonesia Ketiga di ASEAN

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia finis sebagai negara dengan perolehan medali terbanyak ketiga berdasarkan posisi klasemen akhir.

Thailand menjadi negara ASEAN dengan posisi terbaik. Thailand finis di peringkat ketujuh dengan 18 emas, 13 perak, dan 21 perunggu, atau total 52 medali.

Malaysia berada di peringkat ke-11 dengan 9 emas, 7 perak, dan 16 perunggu, atau total 32 medali.

Indonesia kemudian berada di posisi ketiga ASEAN dengan lima emas dan total 39 medali.

Di bawah Indonesia terdapat Filipina yang finis di peringkat ke-17 dengan empat emas, sembilan perak, dan 16 perunggu. Vietnam berada di posisi ke-20 dengan tiga emas, tiga perak, dan 19 perunggu.

Sementara Singapura mengoleksi dua emas, sembilan perak, dan tujuh perunggu. Myanmar meraih dua emas, satu perak, dan dua perunggu.

Dari klasemen akhir tersebut, Thailand menjadi kekuatan ASEAN paling menonjol di Asian Games 2026, disusul Malaysia dan Indonesia.

China Kembali Dominan

Sementara itu, China kembali menunjukkan dominasinya di level Asia. China memastikan gelar juara umum setelah mengakhiri Asian Games dengan 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu, atau total 341 medali.

Tuan rumah Jepang berada di posisi kedua dengan 83 emas, 95 perak, dan 91 perunggu. Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 39 emas, 43 perak, dan 68 perunggu.

Dengan keunggulan 86 medali emas dari Jepang, dominasi China di Aichi-Nagoya 2026 tidak tergoyahkan hingga pertandingan terakhir.

Bagi Indonesia, lima emas dan total 39 medali menjadi penutup perjuangan para atlet Merah Putih di Asian Games 2026. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal evaluasi untuk menghadapi berbagai ajang olahraga internasional berikutnya. (*)

Editor : A. Ramadhan





Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.