MAGETAN - Sebuah bangunan gudang di SD Negeri Bendo 2, Kabupaten Magetan, roboh pada Minggu (petang) sekitar pukul 18.45 WIB setelah diguyur hujan lebat selama lebih dari satu jam. Bangunan tua tersebut ambruk dan menimpa sebuah truk milik warga yang terparkir di sampingnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Peristiwa terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda sebelumnya. Gudang yang berada di bagian belakang sekolah itu mendadak runtuh saat kondisi cuaca masih diguyur hujan deras.
Warga sekitar yang mendengar suara keras langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Mereka mendapati bangunan gudang sudah rata dengan tanah, sementara truk yang tertimpa mengalami kerusakan cukup parah akibat material bangunan.
Kepala SD Negeri Bendo 2, Sariman, mengungkapkan bahwa bangunan gudang tersebut memang sudah berusia tua dan kondisinya mulai rapuh.
“Bangunan ini sudah cukup lama, usianya diperkirakan lebih dari 50 tahun. Kondisinya memang sudah mulai rapuh, apalagi setelah diguyur hujan deras, akhirnya roboh,” ujar Sariman.
Ia menambahkan, saat kejadian tidak ada aktivitas di sekitar gudang, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Pasca kejadian, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, BPBD, serta unsur TNI dan Polri untuk melakukan penanganan awal. Petugas bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan material reruntuhan yang menutup area sekitar gudang.
Meski terjadi insiden tersebut, kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Bendo 2 dipastikan tetap berjalan normal. Hal ini karena lokasi gudang yang roboh berada di bagian belakang sekolah dan tidak mengganggu ruang kelas maupun aktivitas siswa.
Ke depan, pihak terkait akan melakukan pengecekan terhadap bangunan lain di lingkungan sekolah guna memastikan kondisi keamanan dan mencegah kejadian serupa terulang.
Editor : JTV Madiun



















