LUMAJANG - Perjuangan Feri Yudoyono, 22 tahun, atlet balap sepeda asal Lumajang yang meraih medali perunggu di ajang Asian Games 2026 Jepang, tidaklah mudah. Feri yang turun di nomor men’s cross-country mountain bike bersaing ketat dengan para pembalap terbaik Asia sejak awal perlombaan.
Lintasan yang berat menuntut kekuatan fisik, konsentrasi, dan ketepatan teknis. Namun, dalam upaya mengejar medali emas, Feri mengalami insiden yang membuat peluangnya semakin mengecil.
Feri terjatuh saat perlombaan mendekati garis finis. Saat itu, perlombaan menyisakan setengah putaran terakhir dan Feri tengah berjuang memperebutkan medali emas.
Insiden tersebut membuatnya kehilangan waktu dan kesempatan untuk mengejar dua pembalap terdepan. Meski demikian, Feri segera bangkit dan kembali memacu sepedanya hingga berhasil menyelesaikan perlombaan di posisi ketiga dengan catatan waktu satu jam 25 menit 41 detik. Hasil tersebut sekaligus memastikan medali perunggu bagi Indonesia.
Perjuangan Feri Yudoyono menjadi bukti sekaligus inspirasi bahwa semangat pantang menyerah merupakan bagian penting dalam meraih prestasi.
Editor : JTV Jember























