MADIUN - Keluarga di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, masih menanti kabar dua bersaudara, Taruno Hidayat dan Tihwin Nuryanto, yang diduga menjadi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Kapal tersebut terbalik di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026 saat dalam perjalanan menuju Kalimantan.
Kedua bersaudara tersebut merupakan anak dari Wagimun, 75 tahun, dan Taniati, 64 tahun. Berdasarkan keterangan keluarga, Taruno mengajak adiknya, Tihwin, ke Kalimantan untuk mengantarkan muatan sayur menggunakan mobil pikap.
Rencana perjalanan tersebut berawal dari ajakan Tulus, warga Desa Morang, Kecamatan Kare, yang telah menetap di Palangkaraya. Tulus mengajak keduanya menjalankan usaha penjualan sayur dari Jawa ke Kalimantan.
Meski sempat mendapat peringatan dari sang ibu terkait risiko perjalanan laut, Taruno dan Tihwin tetap berangkat dari Madiun pada Kamis sore, 10 September 2026. Keduanya membawa mobil pikap berisi muatan sayur bersama Tulus dan Warmin, warga Kabupaten Nganjuk, yang disebut sebagai sopir.
Baca Juga : Naas! Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon di Jalan Kaibon-Nglandung
Sebelum kapal berangkat, Tihwin masih sempat melakukan panggilan video dengan pihak keluarga. Setelah keluarga mendapat informasi mengenai kecelakaan KM Virgo Transport 8, komunikasi dengan Taruno, Tihwin, Tulus, dan Warmin terputus.
Keluarga menduga keempat orang tersebut berada di dalam kapal saat kecelakaan terjadi. Hingga kini, keberadaan mereka masih menjadi penantian keluarga.
Pihak kepolisian juga telah meminta sampel DNA dari keluarga untuk keperluan proses identifikasi. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu memastikan identitas korban yang ditemukan dalam proses pencarian dan evakuasi.
Baca Juga : Petak Umpet Berujung Duka, Bocah 9 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Lapuk
Wagimun dan Taniati masih berharap kedua putra mereka, bersama Tulus dan Warmin yang berangkat bersama, segera ditemukan. Keluarga juga terus menunggu informasi terbaru dari tim pencarian dan pihak terkait.
Editor : JTV Madiun



















