PAMEKASAN - Pelatih Madura United, Carlos Parreira menyoroti kepemimpinan wasit usai timnya kalah dari PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (10/1/2026) malam.
Carlos menyebut ada sejumlah keputusan wasit yang dinilai cukup mengejutkan. Namun, ia tidak mempersoalkan kartu merah karena memang anak asuhnya melakukan pelanggaran.
“Sangat sulit bagi saya untuk bicara tentang pertandingan yang seperti ini. Sangat sulit karena sangat banyak keputusan yang salah. Lagi soal wasit,” katanya usai pertandingan.
“Saya sangat terkejut dengan beberapa keputusan.Tapi saya enggak bicara soal kartu merah, itu karena memang benar-benar kartu merah,” tegasnya.
Baca Juga : Berpesta di Stadion GBT, Persebaya Antar PSBS Biak ke Liga 2
Carlos menyoroti gol Balotelli pada 47’ yang dianulir wasit karena dianggap offside. Padahal, menurutnya gol tersebut seharusnya disahkan karena bola berasal dari pemain lawan.
“Apa yang saya tahu dari sepak bola. Jika lawan memberikan bola kepadamu. Ini enggak offside dan ini yang terjadi,” jelas Carlos.
“Saya melihatnya di video. Mungkin saya salah, tapi kalau saya salah, saya minta maaf. Tapi ini yang apa saya pelajari dari peraturan pertandingan,” tegasnya.
Baca Juga : Persebaya Antisipasi Kebangkitan PSBS Biak, Toni: Kami Tidak Boleh Terlena
Namun, Carlos enggan berbicara lebih jauh soal wasit karena mereka juga manusia. Sehingga kesalahan-kesalahan tersebut bisa saja terjadi.
“Saya sangat percaya kita punya satu orang di lapangan dan dua di VAR. Bagaimana tiga orang ini bisa membuat kesalahan,” katanya.
“Saya juga tentu saja mengakui itu kartu merah. Tapi juga gol yang kita cetak. Kalau mereka mengesahkannya mungkin permainan akan berbeda,” tandasnya.
Baca Juga : Persebaya Enggan Remehkan PSBS Biak, Tavares: Kami Harus Tetap Rendah Hati
Namun, Carlos enggan mencari-cari alasan terkait kekalahan timnya. Ia mengajak anak asuhnya untuk bekerja keras dan mencari solusi untuk laga berikutnya.
Baca Juga : Jelang Derby Jatim Kontra Arema FC, Latihan Persik Dihadiri Persikmania
Editor : A.M Azany



















