SURABAYA - BSK Baban sukses meraih penghargaan Best Prank Creator pada FF Awards 2025. Penghargaan ini bukanlah hasil instan, tetapi melewati proses yang tidak sebentar dalam perjalanannya.
Kemenangan yang didapatkan Baban tersebut merupakan akumulasi dari proses panjang, evaluasi diri, serta konsistensi dalam berkarya yang ia bangun dari tahun ke tahun di industri konten digital.
Sebelum meraih penghargaan tersebut, Baban lebih dulu merasakan dinamika kompetisi FF Awards. Pada tahun sebelumnya, ia sempat masuk nominasi Best Handsome, tetapi belum berhasil menang.
Alih-alih mematahkan semangat, pengalaman tersebut justru menjadi fase reflektif yang memperkuat komitmennya terhadap dunia kreator. Ini membuatnya belajar lebih banyak lagi ke depannya.
Baca Juga : Andra ST Raih Dua Penghargaan di Free Fire Awards 2025, Bukti Konsistensi dan Performa Kreator Lokal
Baban memilih untuk tidak larut dalam hasil kegagalan tersebut, melainkan kembali menata fokus pada hal yang paling dikuasai, yakni menghadirkan konten yang konsisten dan relevan dengan audiensnya.
Setelah itu, Baban memperbaiki konsep, memperkuat karakter, dan meningkatkan kualitas produksi tanpa meninggalkan ciri khas yang melekat pada dirinya. Upaya tersebut terlihat jelas pada FF Awards 2025,
Baban kembali masuk nominasi. Kali ini dalam tiga kategori sekaligus, yaitu Best Prank Creator, Best Performance, dan Best Handsome. Masuknya nama Baban dalam tiga kategori berbeda menunjukkan spektrum kemampuan yang luas serta pengakuan terhadap eksistensinya sebagai kreator multitalenta.
Dari seluruh nominasi tersebut, penghargaan Best Prank Creator akhirnya berhasil diraih. Kategori ini dinilai paling merepresentasikan perjalanan kreatif Baban, mengingat konsistensinya dalam menghadirkan konten prank yang terkonsep, beretika, dan mampu membangun keterikatan dengan penonton.
FF Awards merupakan ajang tahunan yang memberikan apresiasi kepada kreator dan komunitas yang berkontribusi besar dalam pengembangan ekosistem Free Fire dan hiburan digital.
Penilaian tidak hanya didasarkan popularitas, tetapi juga kualitas konten, konsistensi, dan dampak yang dihasilkan. Dalam pernyataan resminya, Baban menegaskan perjalanan yang dilaluinya berperan penting dalam membentuk mentalitasnya saat ini.
Baca Juga : Tim Free Fire Kabupaten Kediri Berjaya di Final, Sabet Medali Emas Porprov Jatim IX
“Saya percaya setiap proses punya pelajarannya masing-masing. Pernah gagal, pernah belum berhasil, tapi itu justru membuat saya lebih fokus untuk memperbaiki karya dan tidak berhenti berkonten,” ujar Baban.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa konsistensi itu penting. Selama kita terus berkarya dan berkembang, hasil akan datang pada waktunya,” tuturnya menambahkan.
Kemenangan Baban di FF Awards 2025 menjadi contoh bahwa keberhasilan dalam industri kreatif tidak selalu ditentukan oleh satu momen, melainkan oleh keberlanjutan proses dan kemampuan untuk bangkit.
Di tengah perubahan tren digital yang cepat, Baban dinilai mampu menjaga relevansi tanpa kehilangan identitasnya sebagai kreator.
Dengan diraihnya penghargaan Best Prank Creator, Baban tidak hanya memperkuat posisinya sebagai kreator konten yang berpengaruh, tetapi juga menunjukkan konsistensinya menjadi fondasi kuat menuju pengakuan tertinggi di dunia hiburan digital Indonesia
Editor : Khasan Rochmad



















