Menu
Pencarian


BoP Rilis 9 Poin Kesepakatan Perdamaian Gaza, Hamas Diklaim Siap Letakkan Senjata

Portaljtv.com - Senin, 3 Agustus 2026 14:51
BoP Rilis 9 Poin Kesepakatan Perdamaian Gaza, Hamas Diklaim Siap Letakkan Senjata
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Anna Moneymaker/Getty Images)

Dewan Perdamaian Board of Peace (BoP) untuk Jalur Gaza mengumumkan kesepakatan lanjutan pascagencatan senjata yang mencakup pelucutan senjata total Hamas serta pembentukan pemerintahan transisi di Gaza. Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui media sosial Truth Social.

"Hari ini, Dewan Perdamaian mencapai kesepakatan bersejarah untuk pelucutan senjata secara lengkap Hamas dan semua kelompok bersenjata lain di Gaza," tulis Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan rilis resmi, dokumen perjanjian, serta keterangan yang beredar, terdapat sembilan poin utama dalam kesepakatan tersebut:

  1. Kesepakatan Bersejarah: Board of Peace menilai peta jalan pelaksanaan kesepakatan ini sebagai sebuah terobosan bersejarah serta menyampaikan apresiasi kepada Turki, Qatar, dan Amerika Serikat selaku mediator.
  2. Peta Jalan Disiapkan dalam 14 Hari: Dokumen perjanjian menetapkan bahwa peta jalan teknis pelucutan senjata harus dirancang dalam waktu 14 hari, yang dapat diperpanjang atas persetujuan badan verifikasi internasional dan semua pihak.
  3. Pemerintahan Gaza Beralih ke NCAG: Pemerintahan Jalur Gaza akan dialihkan kepada National Committee for Gaza Administration (NCAG), sebuah badan teknokrat Palestina di bawah naungan BoP yang didukung oleh International Stabilization Force (ISF) demi mempercepat supremasi hukum dan pemulihan kemanusiaan.
  4. Hamas Sepakat Dilucuti: Hamas secara resmi menyetujui peta jalan dan berkomitmen melepaskan seluruh senjatanya, yang kemudian akan diikuti oleh penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza secara bertahap.
  5. Pelucutan Senjata Diawasi NCAG: Proses pelucutan senjata dimulai setelah NCAG dan pasukan stabilisasi memasuki Gaza, dengan pengawasan inventarisasi, penyimpanan senjata berat, pembongkaran terowongan, serta lokasi produksi militer oleh komite verifikasi internasional.
  6. Seluruh Senjata Diserahkan ke Komite: Seluruh persenjataan Hamas dan kelompok bersenjata lain diserahkan kepada NCAG tanpa dialihkan kepada Israel maupun faksi Palestina lain, menjadikan NCAG satu-satunya otoritas bergeming senjata sementara aktivitas militer dihentikan.
  7. Diklaim Menguntungkan Gaza dan Israel: BoP menilai konsesi ini membawa manfaat besar bagi rakyat Gaza dalam menatap masa depan serta meningkatkan faktor keamanan bagi rakyat Israel.
  8. Israel Akan Tarik Pasukan: Pasukan Israel akan ditarik secara bertahap setelah pelucutan senjata rampung, di mana keamanan Gaza selanjutnya dijalankan oleh pasukan polisi Palestina yang baru bersama International Stabilization Force.
  9. Hamas Beri Syarat: Anggota delegasi negosiasi Hamas, Ghazi Hamad, menyatakan bahwa pelucutan senjata bergantung pada penarikan pasukan Israel dari Gaza serta kemajuan rekonstruksi wilayah, sekaligus menegaskan Hamas tidak akan patuh jika Israel kembali melanggar gencatan senjata.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Israel dilaporkan belum memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman kesepakatan pelucutan senjata dan masa transisi yang disampaikan oleh Dewan Perdamaian maupun Presiden Donald Trump. (Tengku Abdillah Ayyub)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.