SURABAYA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan rilis kewaspadaan cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur sepekan ke depan hingga Senin (9/11/2026) mendatang.
BMKG memprediksi hujan terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Cuaca ekstrem ini perlu diwaspadai karena memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan angin puting beliung, hujan es, banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalan licin, dan berkurangnya jarak pandang. Wilayah dengan topografi curam, pegunungan, dan sekitar tebing perlu meningkatkan kewaspadaan.
Potensi cuaca ekstrem terjadi di Probolinggo, Kab/Kota Pasuruan, Jember, Lumajang, Kab/Kota Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Banyuwangi, Kab/Kota Malang, Kab/Kota Blitar, Pacitan, Kab/Kota Mojokerto, Nganjuk, Ponorogo, Kota Batu, dan Magetan.
Baca Juga : BMKG Rilis Kewaspadaan Cuaca Ekstrem, Angin Kencang Berpotensi Terjadi hingga 14 September
Adanya siaran rilis kewaspadaan cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh BMKG ini disebakan sebagian besar wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan musim kemarau menuju hujan.
Gangguan atmosfer MJO yang melintasi Jawa Timur membuat pola pertemuan angin mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif hujan, juga naiknya suhu muka air laut di perairan Selat Madura.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai perubahan cuaca mendadak, terutama di wilayah topografi curam dan pegunungan. Selalu pantau informasi secara berkala melalui situs web resmi BMKG.
Baca Juga : Ditpolairud Polda Jatim Minta Masyarakat Pesisir Waspada Cuaca Ekstrem
Editor : Khasan Rochmad



















