JAKARTA - Madura United percaya diri menghadapi Persija Jakarta pada pekan 18 Super League 2025/2026, Jumat (23/1/2026). Pasalnya, skuad Laskar Sapeh Kerrab bisa tampil dengan kekuatan penuh.
Menurut pelatih Madura United, Carlos Parreira, sejumlah pemain sudah kembali ke tim setelah dibekap cedera dan akumulasi. Kehadiran pemain baru juga memberi dampak positif.
“Kami dapat menggunakan pemain yang kami rekrut dan pemain baru yang ditambahkan ke klub dan itu benar-benar akan memberikan dampak pada tim,” kata Carlos Parreira.
“Kami mempunyai beberapa pemain yang datang karena cedera, beberapa pemain datang dari larangan bermain karena kartu merah,” sambungnya.
Baca Juga : Rekap Hasil Pekan 22 Super League: Borneo FC Tumbang, Persib dan Persija Menang
Sebaliknya, tuan rumah Persija Jakarta harus kehilangan sejumlah pemain kunci. Namun, Carlos tidak terlalu fokus terhadap tim lawan, karena pelatih lawan pasti menyiapkan pengganti.
“Tentu saja kami menganalisis lawan. Kami melihat siapa yang bisa bermain, siapa yang tidak bisa bermain. Tetapi kami lebih fokus pada tim kami sendiri,” jelasnya.
“Persiapan kami, seperti yang saya katakan sebelumnya, sangat bagus. Dan kami yakin bahwa kami dapat datang ke sini dan mendapatkan hasil yang baik,” tegasnya.
Baca Juga : Hasil Super League: Persik Ditaklukkan Bhayangkara FC, Persija Bungkam PSM
Carlos menegaskan bahwa dia sudah siap dengan formasi yang disiapkan oleh Persija Jakarta. Termasuk pemain-pemain yang akan menggantikan mereka yang absen.
“Kami siap untuk formasi apa pun yang mereka gunakan, pemain mana pun yang datang, kami harus siap dan pastinya mereka akan terus bermain kuat,” lanjut Carlos.
“Kami akan menghormati mereka, tetapi kami datang ke sini untuk mencoba mendapatkan poin untuk kembali ke kandang kami,” tandasnya.
Baca Juga : Rekap Hasil Pekan 20 Super League: Persebaya dan Arema Menang, Persija Tumbang
Sementara penjaga gawang Madura United, Mochammad Dicky mengatakan bahwa para pemain sudah siap menghadapi Persija baik dari sisi teknis maupun non teknis.
“Kita tahu Persija ini tim besar ya. Tapi sepak bola itu bukan seperti matematika, satu tambah satu dua. Bukan yang atas bisa mengalahkan yang bawah,” jelas Dicky.
“Artinya siapapun bisa dikalahkan maupun mengalahkan. Maka dari itu kami bertekad untuk semaksimal mungkin bisa mendapatkan poin,” tandasnya.
Editor : A.M Azany



















