KEDIRI - Buah nanas yang selama ini lebih banyak dikenal sebagai buah segar mampu diolah menjadi camilan renyah bernilai jual tinggi. Tidak hanya buah nanas saja, warga Kabupaten Kediri ini juga mampu mengolah aneka buah seperti nangka, pisang, ketela, dan buah lainnya menjadi produk makanan yang enak.
Di rumahnya yang terletak di Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Suradi mengembangkan usaha keripik buah yang kini memiliki sejumlah varian. Salah satu produk andalannya adalah keripik nanas yang banyak diminati konsumen.
Usaha keripik yang diberi nama Nugraha Jaya tersebut dirintis Suradi sejak tahun 2018 silam. Pada awal merintis, ia hanya memproduksi keripik singkong dengan menggunakan peralatan yang masih sangat sederhana dan mengandalkan tenaga manual.
Seiring berjalannya waktu, permintaan pasar terus merangkak naik secara signifikan. Suradi lantas menyadari bahwa cara produksi manual membuat kapasitas usahanya sulit berkembang lebih luas.
Selain membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak, proses penggorengan juga menuntut ketelitian tinggi. Hal itu diperlukan untuk menentukan tingkat kematangan produk agar renyah sempurna tanpa gosong.
Kini, ia berhasil mengembangkan berbagai olahan buah dan umbi hingga memiliki enam jenis produk yang sudah beredar di pasaran. Berbagai varian tersebut meliputi keripik nanas, pisang, tape, singkong, ubi ungu, hingga nangka.
Dalam proses produksinya, potongan buah nanas terlebih dahulu direndam menggunakan air garam khusus. Suradi mengungkapkan bahwa dirinya sengaja memilih jenis garam berbutir besar demi menjaga kualitas olahan.
Setelah itu, potongan nanas kembali direndam menggunakan air biasa untuk membersihkan sisa garam yang menempel. Tujuannya adalah untuk mempertahankan rasa otentik buah agar tidak hilang saat diolah menjadi keripik renyah.
Pengusaha keripik buah, Suradi, menyebutkan bahwa konsistensi dalam menjaga cita rasa buah asli menjadi kunci utama produknya bisa diterima oleh lidah konsumen. Pihaknya berupaya keras agar kualitas camilan produksinya tetap terjaga dari waktu ke waktu.
Untuk urusan pemasaran, saat ini produk keripik buah buatan Suradi telah sukses masuk ke sekitar tiga belas outlet di wilayah Kediri dan sekitarnya. Jangkauan pasar usahanya bahkan telah merambah hingga ke Kabupaten Jombang.
Setiap varian produk yang ditawarkan memiliki nilai jual yang bervariasi di pasaran. Keripik pisang misalnya, dipasarkan dengan harga sekitar delapan puluh satu ribu rupiah per kilogram.
Sementara itu, untuk produk keripik ubi ungu dan sukun, dipatok dengan harga sekitar tujuh puluh ribu rupiah per kilogram. Berbagai varian lezat lainnya juga turut bersaing ketat untuk memanjakan para pecinta camilan lokal. ( Muhammad Zainurofi )
Editor : JTV Kediri


















