GRESIK - Satlantas Polres Gresik terus melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan bus rombongan ziarah wali dengan truk di Jalan Raya Kemangi, Bungah. Sebanyak 6 orang saksi telah diperiksa termasuk sopir bus dan sopir truk.
"Enam orang sudah kita periksa. Pemeriksaan dilakukan di Pasuruan karena korban sudah pulang," ujar Iptu Tita Puspita Agustina, Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik.
Iptu Tita menambahkan, pihaknya akan kembali memeriksa Masrukin, sopir bus. Pemeriksaan ulang ini untuk memastikan sopir mengantuk hingga oleng ke kanan dan bertabrakan dengan truk.
Sementara itu, sebanyak 15 korban kecelakaan bus rombongan ziarah wali menerima santunan dari Jasa Raharja. Korban meninggal dunia maupun korban luka mendapat santunan kecelakaan.
Baca Juga : Belum Ada Tersangka Laka Adu Banteng Bus Ziarah Wali Vs Truk di Gresik
Nominal yang diberikan kepada korban berbeda-beda. Untuk korban meninggal dunia mendapat santunan sebanyak Rp 50 juta per orang. Korban luka-luka mendapat santunan kecelakaan maksimal Rp 20 juta per orang.
Sebelumnya, bus pariwisata Nopol AB 7072 KN menabrak truk tronton terjadi di Jalan raya Pantura, Desa Kemangi, Kecamatan Bungah, Gresik pada Sabtu (27/1/2024) malam. Akibat kecelakaan adu banteng ini, lima orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka.(M. Amin)
Editor : M Fakhrurrozi