JEMBER - Inisiatif ini digagas oleh kelompok Gayasan Squad dari Dusun Gayasan, Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Jember.
Berawal dari keprihatinan terhadap menumpuknya sampah plastik yang sulit terurai, mereka menggunakan metode pirolisis. Sampah plastik kering dipanaskan dalam wadah kedap udara selama enam jam pada suhu tinggi.
Proses ini menghasilkan uap yang kemudian didinginkan menjadi minyak mentah. Minyak mentah tersebut selanjutnya disuling untuk menghasilkan berbagai jenis bahan bakar, seperti solar, premium, dan minyak tanah. Dari sepuluh kilogram sampah plastik, mereka mampu menghasilkan sekitar sembilan liter minyak mentah.
Selain bahan bakar minyak, sisa pembakaran juga dimanfaatkan menjadi briket dan bahan kerajinan. Saat ini, produk bahan bakar alternatif tersebut belum dipasarkan secara luas, namun sudah dimanfaatkan warga untuk kebutuhan mesin pertanian dan pompa air.
Inovasi ini menjadi langkah dalam mengurangi limbah plastik sekaligus memberikan solusi energi di tingkat lokal.
Editor : JTV Jember



















