MOJOKERTO - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Mojokerto, Minggu (9/2/2025) siang.
Sebanyak 5 pohon di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, tumbang. Tumbangnya pohon menutup jalur alternatif Mojokerto-Jombang.
Selain pohon tumbang, hujan disertai angin kencang menyebabkan 15 bangunan dan rumah mengalami kerusakan. Sebagian besar kerusakan akibat atap yang terbang disapu angin.
Bencana hujan deras disertai angin kencang ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
"Awalnya angin kencang dari arah barat terus ke timur, utara langsung menghantam ke arah selatan. Jadi anginnya meter. Tidak lama kemudian hujan, gerimis terus hujan lebat dan angin tambah kencang," kata Wahyudi, Lurah Blooto.
Pasca kejadian, warga bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memotong pohon yang tumbang.
"Ada 5 pohon yang menghalangi jalan, sembari menunggu peralatan dari DLH, warga kerja bakti. Proses evakuasi pohon harus dilakukan cepat karena menutup jalur alternatif Mojokerto-Jombang," katanya.
Selain pohon tumbang, lanjut Wahyudi, 15 bangunan dan rumah mengalami kerusakan.
"Rata-rata pada bagian atap terbang, ada juga warung ambruk. Menyingkap total. Sementara yang sudah didata ada 15 bangunan rumah dan warung," ungkapnya.
Selain menyebabkan bangunan rumah dan warung rusak akibat pohon tumbang, pohon tumbang juga mengenai kabel PLN.
"Mengenai kabel PLN juga jadi aliran listrik terputus. Mengganggu sekali, apalagi ini jalan alternatif Mojokerto-Jombang yang memang ramai dilewati warga. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya bangunan saja yang terdampak angin kencang," ujarnya.
Tidak hanya menerjang Kelurahan Blooto, angin kencang juga terjadi di sejumlah wilayah di Kota Mojokerto. Seperti di Kelurahan Prajurit Kulon Kecamatan Prajurit Kulon, Kelurahan Kranggan dan Kelurahan Meri di Kecamatan Kranggan. (*)
Editor : M Fakhrurrozi