Menu
Pencarian


227 Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Ngawi Jalani Cek Kesehatan Gratis

JTV Madiun - Kamis, 30 Juli 2026 13:52
227 Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Ngawi Jalani Cek Kesehatan Gratis
227 Calon Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Ngawi Jalani Cek Kesehatan Gratis

NGAWI - Sebanyak 227 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Ngawi mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai syarat sebelum mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pemeriksaan kesehatan dipusatkan di gedung SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi kegiatan belajar mengajar.

Program pemeriksaan kesehatan ini bertujuan mendeteksi dini kondisi kesehatan para calon siswa sekaligus memastikan kesiapan mereka mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Person in Charge (PIC) Sekolah Rakyat Terintegrasi Kementerian Sosial, Syam Wuryani, mengatakan seluruh calon siswa wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai kegiatan belajar.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik, kebugaran, tes penglihatan, pemeriksaan telinga, gigi, serta pengukuran tinggi dan berat badan. Khusus bagi calon siswa jenjang SMP dan SMA, pemeriksaan juga mencakup tes hemoglobin (HB) dan kadar gula darah. Seluruh rangkaian pemeriksaan dilakukan bekerja sama dengan petugas puskesmas setempat.

Baca Juga :   Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Parit Persawahan Geneng, Diduga Korban Kecelakaan Tunggal

"Cek kesehatan ini menjadi salah satu tahapan yang wajib diikuti seluruh calon siswa sebelum MPLS. Tujuannya untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sehingga apabila ditemukan gangguan kesehatan dapat segera ditangani," ujar Syam Wuryani.

Ia menegaskan, apabila terdapat calon siswa yang terdeteksi mengidap penyakit menular atau memerlukan penanganan medis khusus, mereka tidak akan kehilangan hak untuk bersekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi.

"Jika ada siswa yang membutuhkan perawatan atau terindikasi penyakit menular, mereka akan dipulangkan sementara untuk menjalani pengobatan hingga dinyatakan sembuh. Setelah itu, mereka tetap dapat kembali mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi," jelasnya.

Baca Juga :   Rehabilitasi Rumah Kepatihan Ngawi Libatkan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur

Selain pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Ngawi juga hampir rampung. Saat ini, hanya tersisa beberapa ruang penunjang yang masih dalam tahap penyelesaian akhir (finishing).

Hingga 29 Juli 2026, jumlah calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Ngawi tercatat sebanyak 227 orang, terdiri atas 19 siswa jenjang SD, 92 siswa jenjang SMP, dan 116 siswa jenjang SMA. Pemerintah berharap seluruh tahapan persiapan dapat selesai tepat waktu sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.