MAGETAN - Pemerintah Kabupaten Magetan mulai mempersiapkan pengisian 10 jabatan pimpinan tinggi pratama atau setara eselon II yang hingga kini masih kosong. Pengisian jabatan tersebut akan menggunakan mekanisme manajemen talenta setelah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyebut proses pengisian jabatan kini memasuki tahap persiapan. Pemkab Magetan selanjutnya akan menjalankan tahapan sesuai mekanisme manajemen talenta dan ketentuan yang berlaku.
Melalui skema ini, penempatan pejabat akan mempertimbangkan pemetaan potensi, kompetensi, kapasitas, kinerja, serta rekam jejak aparatur sipil negara (ASN). Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah menempatkan pejabat sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi perangkat daerah.
Dari 10 jabatan yang masih kosong, delapan di antaranya telah diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt). Penunjukan Plt dilakukan agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan selama proses pengisian jabatan definitif berlangsung.
Pemkab Magetan menargetkan pengisian jabatan dapat dilakukan secepatnya. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian jadwal penetapan pejabat definitif untuk masing-masing posisi. Pengisian secara permanen diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, memperjelas tanggung jawab pimpinan, serta mendukung pelaksanaan program pemerintahan.
Editor : JTV Madiun




















