Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar program pemberdayaan kader dan digitalisasi layanan kesehatan di Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Program ini berfokus pada penerapan Sistem Informasi Manajemen Posyandu (SIMANDU) untuk memodernisasi tata kelola Posyandu Gerbangmas Siaga Euphorbia.
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Lely Indah Kurnia, M.Pd. dari Jurusan Akuntansi Polinema PSDKU Lumajang, dengan anggota tim dosen Inggrid Yanuar Risca Pratiwi, S.S.T., M.Tr.T. dan Wiwiek Kusumaning Asmoro, S.E., M.M., serta melibatkan mahasiswa. Program ini berhasil didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) BIMA Tahun Anggaran 2026 dalam skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.
Ketua Tim PKM Polinema, Lely Indah Kurnia, M.Pd., menyampaikan bahwa pengelolaan layanan Posyandu Gerbangmas Siaga Euphorbia selama ini masih mengandalkan pencatatan manual pada buku register. Hal tersebut berdampak pada lambatnya proses rekapitulasi data balita, ibu hamil, serta lansia yang memakan waktu hingga 2–3 hari.
"Melalui implementasi platform digital SIMANDU berbasis website ini, pencatatan dan pelaporan data kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Selain mempermudah tugas kader, masyarakat juga mendapatkan akses informasi jadwal serta edukasi kesehatan digital secara lebih luas," ujar Lely.
Dalam pelaksanaannya, tim Polinema memberikan pelatihan literasi digital dasar, simulasi pengoperasian sistem SIMANDU, pendampingan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan digital, hingga pelatihan pembuatan konten media informasi kesehatan.
Ketua Posyandu Gerbangmas Siaga Euphorbia, Tri Yuliana Yolanda, menyambut positif hadirnya inovasi SIMANDU dari tim Polinema. Menurutnya, digitalisasi layanan ini sangat membantu 12 kader aktif di desanya dalam memangkas waktu pencatatan administrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan warga.
Melalui sinergi antara akademisi perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kader posyandu ini, diharapkan Posyandu Gerbangmas Siaga Euphorbia dapat menjadi percontohan posyandu berbasis digital yang mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Lumajang. (*)



















