Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran” Jawa Timur Kelompok Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, mengusung tema pemeliharaan lingkungan sebagai fokus utama dalam pengabdian masyarakat.
Tema tersebut secara resmi diusulkan dalam kegiatan pembukaan KKN yang diselenggarakan di Kelurahan Banyu Urip Surabaya. Dalam kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat guna memelihara lingkungan serta menjadikan hasil limbah dari lingkungan sebagai produk yang serbaguna. Sebagai bentuk implementasi tema tersebut, mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur memperkenalkan tiga program kerja unggulan yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Kelurahan Banyu Urip. Program tersebut meliputi JELITA (Pemanfaatan Minyak Jelantah menjadi Sabun Bernilai Ekonomi) yang berfokus pada pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun bernilai ekonomi, HERBIS (Herbal Bisnis) yang mengoptimalkan pemanfaatan belimbing wuluh menjadi produk herbal bernilai tambah, serta PUNTUNG (Pusat Pembasmi Hama Tangguh) yang mengolah limbah puntung rokok menjadi pestisida organik.
Ketiga program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan sounding bersama masyarakat, sehingga diharapkan mampu menjawab permasalahan lingkungan sekaligus mengembangkan potensi lokal yang dimiliki Kelurahan Banyu Urip. Program JELITA bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang minyak bekas pakai secara sembarangan karena dapat mencemari saluran air dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, warga Kelurahan Banyu Urip diperkenalkan pada cara pengolahan minyak jelantah yang lebih tepat sehingga limbah tersebut memiliki nilai guna dan tidak menjadi sumber dari pencemaran lingkungan. Selain itu, mahasiswa juga menginisiasi program pengolahan limbah puntung rokok. Puntung rokok yang selama ini sering dibuang sembarangan menjadi perhatian karena sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan. Melalui edukasi dan praktik pengolahan, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rokok serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah, mahasiswa KKN juga memanfaatkan potensi tanaman lokal melalui program pengolahan belimbing wuluh. Buah yang banyak dijumpai di lingkungan Kelurahan Banyu Urip ini diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan produk berbasis potensi lingkungan. Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat serta mendorong penerapan pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. Pelaksanaan program KKN ini menjadi wujud komitmen mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat di Kelurahan Banyu Urip.


















