SURABAYA - Jembatan di Dusun Sumber Jati, Desa Karang Jeruk, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ambruk.
Peristiwa ambruknya jembatan yang terletak di perbatasan Kecamatan Dlanggu-Jatirejo ini terjadi pada Kamis (19/9/2024).
Paidi, salah satu warga, mengatakan, jembatan ambruk sesaat setelah dilewati truk sekitar pukul 11.00 WIB.
"Sebelum ambruk tadi ada truk bermuatan material dan kendaraan roda empat lewat. Jembatan ambruk separuh, di sisi selatan," ujarnya.
Baca Juga : Jumlah Korban Keracunan Soto Ayam MBG di Mojokerto Capai 152 Pelajar
Paidi menambahkan sebelum ambruk, kondisi jembatan sudah mengalami ambles di bagian selatan akibat pondasi bawahnya tergerus banjir.
"Sebelum ambruk, kondisi jembatan sudah ambles. Diduga banyaknya truk muatan material yang lewat menjadi salah satu penyebab ambruknya jembatan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) Sumberjati, Nur Afandi menjelaskan, awalnya kondisi jalan jembatan itu mengalami ambles.
Baca Juga : 17 Siswa SMPN 2 Kutorejo Mojokerto Alami Mual, Diduga Keracunan Menu MBG
"Amblesnya tahun ini, saat ini tinggal separuh jalan. Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa dan diteruskan ke pihak Kecamatan Jatirejo," katanya.
Ia berharap kondisi jembatan tersebut bisa segera diketahui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahah Rakyat (DPUPR) Kabupaten Mojokerto. Pihaknya telah memasang papan himbauan agar pengguna jalan mengetahui dan truk muatan material dialihkan lewat Gondang.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henry Surya menambahkan, jika gorong-gorong dibawah jembatan merupakan bangunan lama dari rolak batu bata. Tanah diatasnya tergerus hingga jalan beton menggantung dan putus," tuturnya.
Baca Juga : Fokus Ngarit Rumput, Pria Tewas Tersambar KA Rapih Dhoho di Mojokerto
Pihaknya sudah mengecek ke lokasi dan diketahui jika jembatan penghubung dua kecamatan tersebut putus sepajang 3 x 2 meter. Terkait penanganan dan upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, pihaknya masih akan membahasnya lebih lanjut. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















