Menu
Pencarian


Terima Permintaan Maaf, SSB Prigi Shrimp Army Tetap Desak Askab PSSI Trenggalek Berbenah

JTV Kediri - Selasa, 30 Juni 2026 16:11
Terima Permintaan Maaf, SSB Prigi Shrimp Army Tetap Desak Askab PSSI Trenggalek Berbenah
SSB Prigi Shrimp Army menggelar evalusi pasca permintaan maaf Askab PSSI Trenggalek terkait piala soeratin 2026 (Foto : Moch. Herlambang)

TRENGGALEK - Polemik gagalnya tim U-15 SSB Prigi Shrimp Army tampil di Piala Soeratin 2026 berakhir dengan permintaan maaf dari perwakilan Askab PSSI Trenggalek. Meski menerima permohonan maaf tersebut, pihak SSB bersama para wali pemain tetap mendesak adanya evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

Permintaan maaf disampaikan dalam pertemuan antara perwakilan Askab PSSI Trenggalek dengan manajemen SSB Prigi Shrimp Army, pelatih, dan para wali pemain. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan diterimanya permohonan maaf dari pihak Askab.

Namun, manajemen SSB menegaskan persoalan tersebut tidak boleh berhenti pada permintaan maaf semata. Mereka meminta Askab PSSI Trenggalek melakukan pembenahan sistem administrasi dan meningkatkan tanggung jawab organisasi agar tidak lagi merugikan sekolah sepak bola lain.

Pemilik SSB Prigi Shrimp Army, Anjar Priadi Putra, menilai insiden tersebut harus menjadi momentum evaluasi bagi Askab PSSI Trenggalek. Menurutnya, tata kelola administrasi kompetisi perlu diperbaiki agar seluruh peserta memperoleh kepastian dan perlakuan yang adil.

"Kami menerima permintaan maaf yang telah disampaikan. Namun, kami berharap ada evaluasi menyeluruh sehingga kejadian seperti ini tidak terulang dan tidak merugikan SSB lain di kemudian hari," ujarnya.

Senada dengan itu, para wali pemain berharap Askab PSSI Trenggalek lebih cermat dalam menjalankan tugas serta meningkatkan perannya dalam pembinaan sepak bola usia dini. Mereka menilai kegagalan mengikuti kompetisi akibat persoalan administrasi menjadi pengalaman yang mengecewakan bagi para pemain.

Para orang tua berharap peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak. Dengan perbaikan sistem dan pengawasan yang lebih baik, anak-anak diharapkan tidak lagi kehilangan kesempatan bertanding hanya karena kendala administratif.

(Simon Bagus-Mochammad Herlambang)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.