Menu
Pencarian


Survei Celios: Mayoritas Responden Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran

Portaljtv.com - Selasa, 13 Oktober 2026 11:39
Survei Celios: Mayoritas Responden Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA - Hasil evaluasi yang dirilis oleh Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama tim Kabinet Bayangan menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat merasakan tekanan psikologis akibat kebijakan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Minggu (11/10/2026) lalu.

"Kami coba menanyakan terkait dengan perasaan stres terhadap kebijakan pemerintah. Dari 1.122 responden, jawabannya, 75 persen itu merasa stres dengan kebijakan pemerintah dan spesifik 67 persen stres dengan perilaku dari Prabowo Subianto," ujar Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira.

Berdasarkan laporan evaluasi dua tahun kinerja Kabinet Merah Putih tersebut, tekanan psikologis yang dialami masyarakat sebagian besar dipicu oleh permasalahan ekonomi sehari-hari seperti kenaikan harga bahan pokok, sulitnya lapangan pekerjaan, serta penegakan hukum.

“Pajak dan pungutan pemerintah makin memberatkan dan kondisi ekonomi rumah tangga dibandingkan setahun lalu, 53 persen menjawab lebih buruk,” lanjutnya.

Temuan survei ini juga menyoroti perubahan preferensi politik di kalangan pemilih, di mana sebagian responden yang sebelumnya memberikan dukungan pada pemilihan umum sebelumnya menyatakan sikap berbeda untuk masa depan.

“Jadi jika ada pilpres mendatang, 55 persen itu bilang bahwa tidak akan memilih kembali Prabowo, dan 27 persen yang menjawab akan memilih kembali. Sisanya 19 persen tidak tahu,” ucap Bhima.

Di sisi lain, penilaian terhadap kapasitas kepemimpinan dan komunikasi publik Presiden Prabowo turut mendapat sorotan tajam dari kelompok ahli yang dilibatkan dalam studi independen tersebut. Dari 129 ahli yang memberikan penilaian, sebanyak 71 persen menilai kapasitas kepemimpinan tidak memadai.

Selain itu, tingkat kekhawatiran para pengamat dan akademisi terhadap gaya kepemimpinan nasional tercatat berada di angka yang signifikan berdasarkan instrumen kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Sebanyak 83 persen ahli menyatakan sangat khawatir, sedangkan 10 persen lainnya mengaku khawatir.

Riset yang dikerjakan secara independen ini melibatkan 1.142 responden masyarakat umum melalui metode non-probability sampling dengan pendekatan Meta Ads serta 129 responden ahli menggunakan teknik snowball sampling.

Peneliti Celios, Media Askar, menegaskan bahwa tata kelola riset ini dilaksanakan tanpa pembiayaan dari lembaga atau donor mana pun, melainkan murni sebagai kontribusi akademik untuk mengevaluasi pemerintahan. (Tengku Abdillah Ayyub)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.