Menu
Pencarian


Ribuan Canting Menari di Lirboyo, 10 Ribu Santri Sabet Rekor Dunia Membatik

JTV Kediri - Jumat, 9 Oktober 2026 10:39
Ribuan Canting Menari di Lirboyo, 10 Ribu Santri Sabet Rekor Dunia Membatik
Ribuan Canting Menari di Lirboyo, 10 Ribu Santri Sabet Rekor Dunia Membatik. (Foto: Beny Kurniawan)

KEDIRI - Ribuan santri Pondok Pesantren Lirboyo memadati Lapangan Aula Muktamar Lirboyo, Kota Kediri. Mengenakan pakaian khas pesantren, sebanyak lebih dari 10 ribu santri berkumpul untuk mengikuti kegiatan membatik secara serentak dalam rangka menyambut Hari Santri. Aksi massal ini berhasil memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus mencatatkan rekor dunia.

Suasana riuh mendadak hening begitu aba-aba dimulai. Para santri langsung menggoreskan canting yang telah dibagikan panitia ke atas kain. Dengan telaten, jemari mereka mengukir motif bergambar kompleks Pondok Pesantren Lirboyo di atas kain putih.

Perwakilan MURI, Ari Andriyani, hadir langsung untuk menyaksikan dan melakukan verifikasi di lapangan. Berdasarkan hasil pencatatan resminya, jumlah peserta yang terlibat mencapai angka fantastis.

"Tercatat ada 10.476 santri yang ikut dalam membatik massal ini," ujar Ari Andriyani di lokasi acara.

Ari menegaskan bahwa kehadiran MURI menjadi penanda penting. Agenda seremonial ini bukan sekadar festival tahunan, melainkan sebuah pencapaian besar yang tercatat dalam sejarah kebudayaan nasional maupun internasional.

Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Adibus Sholeh Anwar, menjelaskan bahwa aksi membatik massal ini merupakan langkah nyata para santri dalam melestarikan warisan budaya Nusantara. Semangat ini juga terinspirasi dari jejak sejarah internal pesantren.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meneruskan jejak Ibu Nyai Hajah Dlomroh, istri almarhum Kyai Haji Abdul Karim pendiri Pondok Pesantren Lirboyo, yang memang memiliki perhatian besar terhadap keterampilan dan tradisi," ungkap KH Adibus Sholeh Anwar.

Lebih dari sekadar mengejar raihan rekor, agenda ini menjadi ikhtiar Lirboyo untuk memupuk rasa cinta budaya pada generasi muda pesantren. Keberhasilan ribuan santri menorehkan tinta malam ini membuktikan bahwa pesantren memiliki peran vital sebagai benteng kelestarian budaya bangsa. (Beny Kurniawan)

Editor : JTV Kediri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.