PACITAN - Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan sejak Jumat malam belum serta-merta mengakhiri krisis air bersih yang dialami warga. Di Dusun Pundung, Desa Ploso, Kecamatan Punung, warga masih bergantung pada bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut terlihat saat satu tangki bantuan air bersih dari perusahaan ngedolemas.id tiba di dusun setempat pada Sabtu pagi. Warga berbondong-bondong membawa berbagai wadah, mulai dari jeriken hingga tempat penampungan air, untuk mendapatkan pasokan air.
Begitu tangki tiba, warga langsung mengantre dan berebut mengisi wadah yang mereka bawa. Tangki berkapasitas 7.000 liter itu bahkan habis disalurkan dalam waktu kurang dari satu jam.
Kepala Dusun Pundung, Saris Widodo, mengatakan krisis air bersih telah berlangsung sekitar 2 hingga 3 bulan terakhir. Selama kemarau, sumur-sumur milik warga mengering sehingga tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan air.
Baca Juga : Ngedolemas.id Salurkan 20 Tangki Air Bersih, Warga Pundung Berebut Bantuan
“Di sini sebenarnya ada sumur, tetapi ketika kemarau panjang, airnya habis,” kata Saris Sabtu,(24/10) siang.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mencari air ke sungai yang masih memiliki mata air kecil. Mereka juga mengandalkan bantuan air bersih yang datang ke wilayah tersebut.
Namun, ketika bantuan tidak tersedia, sebagian warga harus membeli air. Menurut Saris, satu tangki kecil berkapasitas sekitar 1.050 liter dibanderol Rp80.000 dan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama kurang lebih dua hari.
Baca Juga : Usai Salat Istisqa, Hujan Disambut Syukur Warga Pacitan
“Kalau beli, harganya Rp80.000 untuk satu tangki kecil. Itu paling hanya cukup dua hari, kemudian habis lagi,” ujarnya.
Saris menyebut krisis air bersih tersebut dirasakan oleh seluruh warga di lingkungan Dusun Pundung. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada ngedolemas.id yang telah menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat.
“Kami sebagai yang dituakan mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Semoga bantuan ini bermanfaat,” imbuhnya.
Baca Juga : Pimpin Hari Santri di Pacitan, Khofifah Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Sementara itu, konten kreator sekaligus Kepala Cabang Store ngedolemas.id Pacitan, Akip Pahala, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.
Menurutnya, air merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan warga, terutama di tengah kondisi kemarau panjang yang menyebabkan sejumlah sumber air mengering.
Baca Juga : Gubernur Khofifah Resmikan Empat Proyek Infrastruktur di Pacitan Senilai Rp22,2 Miliar
“Setelah melihat beberapa titik di Pacitan yang sangat membutuhkan air akibat dampak kekeringan, hari ini kami ikut berkontribusi menyalurkan bantuan air bersih. Semoga bantuan kami bisa bermanfaat bagi sesama,” kata Akip.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, ngedolemas.id menyalurkan total 20 tangki air bersih ke sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Pacitan. Penyaluran dilakukan di Kecamatan Punung, Pringkuku, Kebonagung, Tulakan, dan Arjosari.
Akip menjelaskan, bantuan diprioritaskan untuk wilayah yang benar-benar membutuhkan pasokan air bersih dan memiliki keterbatasan sumber air.
Baca Juga : Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih di Pacitan, Anggaran Dropping Capai Rp3,8 Miliar
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih kesulitan memperoleh air bersih, meskipun hujan mulai turun di sejumlah wilayah Pacitan. (Edwin Adji)
Mau jual emas dengan harga tak masuk akal? Langsung kunjungi store ngedolemas.id Pacitan.
Editor : JTV Pacitan























