KOTA MALANG - Les Ngaji Malang yang berkantor di Perum De Royal Nirwana, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang ini mengadakan Milad ke 6.
Dengan menghadirkan seluruh pengajar atau mentor mereka yang diwakilkan 30 orang, mereka memeriahkan Milad Les Ngaji Malang (14/9) dengan khataman Al Quran dan bersholawat Nabi.

Hal ini juga masih dalam momen Maulid Nabi Muhammad SAW, sehingga rasa syukur mereka dicurahkan dengan bersholawat Nabi atas berjalannya Les Ngaji Malang yang hingga tahun ke 6 ini.
Baca Juga : DPRD Kota Malang Harapkan Perda Bangunan Gedung Mampu Tertibkan Bangunan Liar yang Semrawut!
Saat ini, dijelaskan M. Saiful Arif, Pemilik Les Ngaji Malang, bahwa ini merupakan Milad ke 6 Les Ngaji Malang yang saat ini memiliki siswa aktif sekitar 600 siswa se Malang Raya.
Juga pengajarnya sebanyak 300 an dari total keseluruhan siswa baik online maupun offline sebanyak 2 ribuan lebih, begitu juga dengan pengajar yang mencapai 2 ribuan lebih.
Bahkan, untuk siswa, setiap harinya bisa masuk mendaftar, dan ada pula yang keluar, dengan alasan sesudah khatam maupun faktor lainnya, namun Les Ngaji Malang masih Eksis hingga saat ini.
Baca Juga : Rayakan HUT ke-112, Wali Kota Malang Serukan Semangat "Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas".
Harapannya, Les Ngaji Malang bisa tembus Mancanegara, yang saat ini terdapat siswa baru asal Swiss dan Belanda, Saiful mengakhiri.
Sementara, salah satu pengajar, Sri Widayati mengungkapkan jika dirinya sudah 5 tahun ikut Les Ngaji Malang sebagai pengajar ,dan sudah banyak yang keluar masuk siswa yang diajar selama ini,
Terkait metode, beruntung mereka sudah memiliki kemampuan sebelumnya dan tinggal mengikuti permintaan siswa terkait metode yang ingin diajarkan.
Baca Juga : DPRD Kota Malang Gelar Paripurna Istimewa HUT ke-112, Momentum Evaluasi Kinerja dan Santunan Anak Yatim
Dalam kesempatan ini, sebagai wujud Milad ke 6 Les Ngaji Malang, juga diisi dengan pembagian hadiah bagi tutor berprestasi, disamping pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur mereka yang akan memperbaiki lembaga mereka menjadi lebih apik dan dikenal masyarakat luas baik domestik maupun Mancanegara. (Aan)
Editor : JTV Malang



















