Menu
Pencarian


Karhutla Arjuno Belum Tuntas! Polres Batu Polres Batu Bentuk Posko Terpadu Bersama Masyarakat

JTV Malang - Jumat, 23 Oktober 2026 10:20
Karhutla Arjuno Belum Tuntas! Polres Batu Polres Batu Bentuk Posko Terpadu Bersama Masyarakat
Polres Batu menginisiasi Pos Polisi Bersama Masyarakat yang terintegrasi dengan Pos Komando Penanganan Karhutla Gunung Arjuno di Tahura Raden Soerjo untuk memperkuat koordinasi, distribusi logistik, dan upaya pemadaman kebakaran.

KOTA BATU - PortalJTV.com – Polres Batu menginisiasi pembentukan Pos Polisi Bersama Masyarakat untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno. Posko tersebut terintegrasi langsung dengan Pos Komando Penanganan Karhutla Gunung Arjuno di Tahura Raden Soerjo.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi karhutla yang masih melanda kawasan konservasi tersebut. Polres Batu menjadi kepolisian pertama di wilayah terdampak karhutla yang mendirikan posko terpadu bersama masyarakat.

Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa menjelaskan, posko terpadu tersebut berfungsi sebagai pusat komando taktis sekaligus penghubung koordinasi antara kepolisian, TNI, BPBD, pengelola Tahura Raden Soerjo, dan para relawan.

Baca Juga :   Karhutla Arjuno–Welirang Belum Padam, Kapolres Batu Turun Langsung Bertaruh Tenaga di Lereng Gunung

Selain menjadi pusat kendali operasi, posko juga dimanfaatkan untuk mendistribusikan bantuan logistik, perlengkapan pemadaman, hingga kebutuhan medis bagi tim gabungan yang berjibaku memadamkan api di sejumlah titik kebakaran.

Panji menegaskan, kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat menjadi faktor penting dalam penanganan karhutla Gunung Arjuno. Menurutnya, upaya pemadaman tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan, tetapi juga membutuhkan peran aktif warga di sekitar kawasan gunung.

”Sinergi antara petugas dan masyarakat itu kunci utama. Melalui Posko Terpadu ini, kita memastikan komunikasi berjalan lancar, suplai logistik untuk para relawan dan tim pemadam di atas gunung tercukupi, serta tindakan mitigasi dapat dilakukan secara terarah dan cepat,” ujar Panji, Jumat (23/10/2026).

Keberadaan posko tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan karhutla, terutama dalam meningkatkan efektivitas operasi, penambahan personel, pemenuhan pasokan air bersih dan bahan makanan, hingga penyediaan peralatan pemadaman manual.

Tak hanya berfokus pada pemadaman, Polres Batu bersama masyarakat juga meningkatkan pengawasan dan patroli di kawasan rawan kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru yang berpotensi memperluas kebakaran.

Melalui koordinasi terpadu dan keterlibatan berbagai unsur, upaya penanganan diharapkan semakin efektif sehingga kobaran api dapat segera dipadamkan dan kelestarian ekosistem Gunung Arjuno tetap terjaga.

Hingga Jumat (23/10/2026), kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Arjuno belum sepenuhnya padam. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Kehutanan Jawa Timur, masih terdapat titik panas atau hotspot yang terpantau membara.

Petugas gabungan terus dikerahkan untuk melakukan pemadaman secara manual sekaligus memperluas pembuatan sekat bakar guna mencegah api menjalar ke kawasan lainnya.

Editor : JTV Malang






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.