MADIUN - Jenazah Taruno Hidayat, korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Laut Jawa, tiba di kampung halamannya di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9/2026) pagi. Kedatangan jenazah disambut duka mendalam oleh keluarga dan warga.
Jenazah Taruno tiba sekitar pukul 10.55 WIB dan kemudian disemayamkan di Masjid Besar Baitul Muttaqin yang berada di area Kantor Kecamatan Kare.
Berdasarkan keterangan keluarga, Taruno bersama adiknya, Tihwin Nuryanto, berangkat dari Madiun pada Kamis sore, 10 September 2026. Keduanya hendak mengantarkan muatan sayur ke Kalimantan menggunakan mobil pikap.
Perjalanan tersebut dilakukan setelah keduanya mendapat ajakan dari warga Desa Morang, Kecamatan Kare, yang menetap di Palangkaraya. Mereka diajak menjalankan usaha penjualan sayur dari Jawa ke Kalimantan.
Jenazah Taruno sebelumnya ditemukan dan menjalani proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI). Setelah dilakukan pencocokan data dan sejumlah ciri, termasuk pakaian serta keterangan dari pihak keluarga, jenazah dinyatakan sebagai Taruno Hidayat.
Jenazah kemudian diterbangkan dari Banjarmasin pada Sabtu pagi dan tiba di Surabaya sekitar pukul 07.00 WIB. Dari Surabaya, jenazah selanjutnya dibawa menuju kampung halaman di Kecamatan Kare.
Sementara itu, adik Taruno, Tihwin Nuryanto, hingga kini masih dalam pencarian tim SAR. Pencarian di bagian dalam kapal disebut memiliki tingkat kesulitan tinggi karena kondisi dan posisi ruangan kapal yang menjadi lokasi pencarian.
Komandan Tim Basarnas Surabaya, Gian Ery Pramulya, mengatakan tim SAR khusus masih melanjutkan pencarian dan berupaya menemukan keberadaan Tihwin.
Kerabat korban, Afif Izzudin, mengatakan keluarga masih berharap Tihwin dapat segera ditemukan. Sementara Taruno dikenang sebagai sosok yang baik dan memiliki kepedulian sosial.
Taruno meninggalkan tiga orang anak. Semasa hidup, ia aktif sebagai anggota BPD dan bertugas sebagai guru PPPK di SDN 6 Kare.
Setelah disalatkan, jenazah Taruno Hidayat kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.
Editor : JTV Madiun



















