LUMAJANG - Petugas gabungan dari Perhutani, TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang diterjunkan untuk melakukan pemadaman secara manual menggunakan sistem gebyok.
Proses pemadaman harus dilakukan secara manual karena titik api tidak dapat dijangkau armada pemadam kebakaran. Selain melakukan pemadaman secara manual, petugas juga membuat sekat bakar agar api tidak cepat menjalar ke area lain.
Banyaknya ranting dan semak belukar yang kering, serta pohon pinus yang mudah terbakar, membuat api semakin sulit dikendalikan.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti total luas hutan yang terbakar. Petugas juga belum dapat memastikan penyebab kebakaran.
Editor : JTV Jember























