BANGKALAN - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangkalan, Madura, Jawa Timur menyebabkan puluhan stan bazar takjil di depan Pendopo Bupati Bangkalan terendam banjir pada Selasa sore (10/3/2026).
Para pedagang terpaksa bertahan di dalam stan mereka sambil berusaha menyelamatkan barang dagangan agar tidak terkena air. Sebagian pedagang memindahkan makanan dan minuman ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.
Kondisi ini diduga terjadi karena saluran air atau gorong-gorong di sekitar lokasi tidak mampu menampung debit air yang cukup tinggi.
Salah satu pedagang takjil, Dina Mayasari, mengatakan banjir bahkan sempat masuk hingga ke dalam area stan tempat ia berjualan.
“Airnya sampai masuk ke dalam stan, hampir setinggi tongkat stan. Di sini memang setiap hujan sering banjir. Kalau di sekitar sini biasanya cepat surut, tapi di daerah sana biasanya masih tergenang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi banjir membuat para pedagang merugi karena pembeli enggan datang. Selain itu, beberapa stan juga mengalami kerusakan akibat angin kencang yang menyertai hujan.
“Pastinya rugi. Bukan cuma dagangan yang tidak laku, tadi juga ada tenda yang rusak. Tenda saya sempat rusak tapi sudah diperbaiki, sedangkan stan sebelah yang buka dua tempat salah satunya sampai roboh,” tambahnya.
Selain merendam area bazar takjil di depan Pendopo Bupati Bangkalan, genangan air setinggi 20 hingga 40 sentimeter juga terjadi di sejumlah ruas jalan di Bangkalan Kota, di antaranya Jalan KH Moh Kholil, Jalan Soekarno Hatta, Jalan KH Ach Faqih, serta beberapa ruas jalan di kawasan Pangeranan.
Genangan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga yang melintas di kawasan tersebut. (Moch. Sahid)
Editor : JTV Madura



















