SURABAYA - Harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Jawa Timur masih bertahan tinggi pada pekan ketiga Ramadan. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 9 Maret 2026 menunjukkan sebagian komoditas pangan masih mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Komoditas cabai masih menjadi penyumbang tekanan harga pangan. Harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp91.250 per kilogram, meski turun 2,09 persen atau Rp1.950 dibandingkan pekan lalu.
Sementara itu, harga cabai merah besar justru naik cukup tajam sebesar 12,26 persen atau Rp3.550 menjadi Rp32.500 per kilogram. Cabai merah keriting juga meningkat 2,24 persen menjadi Rp36.500 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau naik 2,01 persen menjadi Rp38.000 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang. Bawang merah ukuran sedang naik tipis 0,73 persen menjadi Rp41.250 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang meningkat 2,4 persen menjadi Rp32.000 per kilogram.
Baca Juga : Harga Pangan di Jatim Masih Tinggi di Pekan Ketiga Ramadan
Pada kelompok beras, sebagian besar jenis juga mengalami kenaikan harga. Beras kualitas medium I naik 5,1 persen menjadi Rp15.450 per kilogram dan beras kualitas medium II meningkat 7,09 persen menjadi Rp15.100 per kilogram.
Beras kualitas super I tercatat naik 1,59 persen menjadi Rp16.000 per kilogram. Beras kualitas super II naik 1,29 persen menjadi Rp15.650 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas bawah I melonjak 4,4 persen menjadi Rp14.250 per kilogram. Adapun beras kualitas bawah II justru turun 4,06 persen menjadi Rp13.000 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar awal pekan ini naik tipis 1,15 persen menjadi Rp39.500 per kilogram. Sebaliknya, harga daging sapi kualitas I turun 5,53 persen menjadi Rp123.750 per kilogram dan daging sapi kualitas II turun 2,23 persen menjadi Rp116.250 per kilogram.
Baca Juga : Harga Pangan Jatim Kembali Naik di Pekan Kedua Ramadan
Harga telur ayam ras segar masih tinggi meskipun turun 2,16 persen menjadi Rp29.400 per kilogram dibanding pekan lalu.
Sementara itu, gula pasir premium naik 0,83 persen menjadi Rp18.250 per kilogram. Gula pasir lokal turun tipis 0,29 persen menjadi Rp16.900 per kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, semuanya kompak naik. Harga minyak goreng curah naik 4,56 persen menjadi Rp20.650 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 4,02 persen menjadi Rp22.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II naik tipis 0,24 persen menjadi Rp20.650 per kilogram.
Baca Juga : Pasca Temukan Minuman Kaleng Kadaluwarsa di Pasar Tradisional, Diskopumdag Sidak Pasar Modern di Bangkalan
Secara umum, harga bahan pokok di pasar tradisional Jawa Timur masih berada pada level tinggi pada pekan ketiga Ramadan, terutama pada komoditas cabai, beras dan minyak goreng yang menjadi penyumbang utama kenaikan harga pangan.
Editor : A. Ramadhan



















