SURABAYA - Kebakaran kembali terjadi di Surabaya. Sebuah usaha catering di Jalan Manyar I No.2, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, terbakar pada Rabu (22/11/2023) pagi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.31 WIB. Ketika itu, pemilik rumah Ratna Ispandari sedang memasak untuk usaha cateringnya. Namun, tiba-tiba gas LPG habis. Seketika itu, Ratna langsung mengganti tabung LPG tersebut.
Namun, saat mengganti tersebut, Ratna lupa mematikan kompor Akibatnya muncul percikan api dan menyambar tangan kanan korban. Selanjutnya, tabung LPG dibawa ke kamar mandi. Namun, upaya ini justru menimbulkan ledakan.
Dalam sekejap, api langsung membesar. Besarnya kobaran api hingga merembet ke usaha kios es degan dan bengkel las. Kobaran api ini juga sempat membuat warga sekitar panik.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar 17 menit kemudian setelah 15 unit PMK tiba di lokasi. Pembasahan dinyatakan selesai dan kondusif sekitar pukul 05.29 WIB. Namun, api menghanguskan seluruh perabot rumah seluas 15 meter x 30 meter.
Wasis Sutikno, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mengatakan, pihaknya menerjunkan 15 unit karena saat tiba di lokasi api sudah membesar.
“Info awal katanya bengkel dan dilokasi api sudah membesar sehingga menurunkan banyak unit biar tidak ada rambatan. Pertama 6 unit tapi melihat api membesar kita tambah total ada 15 unit,” ujarnya.
Wasis menambahkan, api cepat membesar karena merupakan bangunan lama yang sebagian besar dari kayu. Wasis mengungkapkan, peristiwa ini terjadi karena pemilik rumah lupa tidak mematikan tungku kompor saat mengganti tabung LPG.
“Pemilik ini memiliki usaha catering lagi masak mempunyai dua tungku kompor. Satu gas-nya habis dan sedang dilakukan pergantian tabung LPG, tapi lupa tidak mematikan gas LPG yang lain diduga ngebros karena kalau ada api mudah terbakar. Sempat dimatikan, namun pemilik malah membawa tabung ke kamar mandi tapi justru meledak,” terangnya.
Ujar Akibat peristiwa ini, pemilik rumah mengalami luka bakar 9 persen dan langsung mendapat penanganan medis di lokasi. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (Bagus Setiawan)
Editor : M Fakhrurrozi