Menu
Pencarian


Empat Korban Karhutla Bromo Tewas dengan Luka Bakar 100 Persen

Farid Fahlevi - Jumat, 16 Oktober 2026 15:30
Empat Korban Karhutla Bromo Tewas dengan Luka Bakar 100 Persen
dr. Catur Prangga Wardana, Direktur RSUD Tongas saat diwawancara. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Empat orang meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, keempat korban mengalami luka bakar hingga 100 persen.

Sementara itu, dua korban lainnya selamat, tetapi mengalami luka bakar di atas 50 persen. Keduanya kini menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya setelah sebelumnya mendapatkan penanganan awal di RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Direktur RSUD Tongas, dr. Catur Prangga Wardana, mengatakan hasil pemeriksaan medis menunjukkan tingkat luka bakar yang sangat berat pada empat korban meninggal dunia.

“Untuk korban meninggal dunia, rata-rata mengalami luka bakar 100 persen,” ujar Catur saat diwawancara.

Baca Juga :   Kapolres Probolinggo Iringi Pemakaman Karyawan Hotel yang Tewas Saat Padamkan Api Bromo

Menurutnya, kondisi luka bakar yang dialami korban menjadi salah satu temuan penting dalam pemeriksaan yang dilakukan tim medis setelah para korban dievakuasi dari lokasi kejadian.

Selain luka bakar pada tubuh, tim medis juga memperhatikan kemungkinan adanya gangguan atau kerusakan saluran pernapasan akibat paparan asap dan panas dari kobaran api.

“Selain luka bakar, yang kami khawatirkan juga kondisi pernapasannya. Ada kemungkinan saluran pernapasan mengalami gangguan akibat menghirup asap maupun paparan panas saat kebakaran,” jelasnya.

Baca Juga :   6 Petugas Jadi Korban Saat Padamkan Api Karhutla Bromo, Tiga Orang Tewas

Catur menambahkan, kondisi saluran pernapasan perlu mendapat perhatian khusus, terutama pada korban yang terpapar asap dan panas dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Sementara itu, dua korban selamat mengalami luka bakar di atas 50 persen. Keduanya sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Tongas sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Surabaya.

“Untuk dua korban selamat, luka bakarnya di atas 50 persen. Keduanya sempat kami tangani di RSUD Tongas, kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya,” ungkap Catur.

Baca Juga :   Pemadaman Bromo Gunakan Water Bombing, Satpamovit Halau Wisatawan ke Kawasan Terbakar

Ia menjelaskan, rujukan dilakukan agar kedua korban mendapatkan penanganan lanjutan dengan dukungan fasilitas medis yang lebih lengkap serta tenaga dokter spesialis sesuai kebutuhan kondisi pasien.

“Kami berharap dengan penanganan lanjutan di RSUD Dr. Soetomo, kedua korban bisa mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi luka bakar yang dialami,” ujarnya.

Kedua korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Penanganan medis dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat luka bakar serta kemungkinan gangguan pada saluran pernapasan.

Baca Juga :   Gunung Bromo Terbakar Lagi, Tim BPBD Jatim Kerahkan Water Bombing Lagi

Peristiwa karhutla tersebut terjadi saat para korban berupaya melakukan pemadaman api di kawasan Bromo. Namun, kobaran api membuat mereka terjebak hingga empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius.

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.