MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu proyek yang telah rampung dan resmi dioperasikan adalah pelebaran serta pengecoran ruas jalan Desa Watesnegoro, Kunjorowesi di Kecamatan Ngoro yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto pada Rabu (5/8/2026).
"Keberadaan jalan yang lebih lebar dan berkonstruksi beton ini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi warga," ujar Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra.
Peresmian jalan beton sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 5 meter ini dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto bersama jajaran Dinas PUPR. Proyek infrastruktur yang menelan anggaran dari Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp3,6 miliar tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga setempat.
"Kami berharap akses yang semakin baik dapat mempermudah mobilitas masyarakat, termasuk dalam mengangkut hasil pertanian agar lebih mudah dan nyaman serta dapat membantu meningkatkan perekonomian di desa," tambahnya.
Bupati Mojokerto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya bertujuan memperlancar arus transportasi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Sementara itu, untuk keseluruhan program infrastruktur tahun ini, Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto tercatat telah menangani 21 proyek ruas jalan dan 7 jembatan dengan total anggaran mencapai Rp54,7 miliar, di mana 6 paket pekerjaan, termasuk ruas Watesnegoro, Kunjorowesi, telah selesai dikerjakan dengan baik.
Editor : Iwan Iwe



















