KEDIRI - Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Kediri ditutup dengan meriah lewat perlombaan panjat pinang. Berlokasi di Omah Sawah, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, acara ini menjadi ajang unjuk kekompakan puluhan kelompok peserta yang berasal dari perwakilan seluruh kelurahan.
Keseruan memuncak ketika para peserta harus berjibaku menaklukkan sepuluh batang pohon pinang yang telah dilumuri pelumas. Batang-batang licin tersebut dijejer rapi di area persawahan, menambah tantangan sekaligus memancing gelak tawa penonton. Setiap regu yang terdiri dari lima orang harus memutar otak dan menyusun strategi berlapis agar tidak mudah tergelincir.
Antusiasme warga yang bertanding tak lepas dari deretan hadiah menggiurkan yang digantung di puncak tiang. Panitia telah menyediakan ragam hadiah menarik, mulai dari peralatan dapur, sepeda, hingga barang idaman berupa televisi. Untuk meraihnya, setiap anggota tim dituntut mengesampingkan ego masing-masing dan rela menopang beban rekan satu regunya.
Ketua Panitia Festival Omah Sawah AKBP Edy Herwiyanto menuturkan, kompetisi yang digelar kali ini merupakan lomba tradisional terakhir yang dilaksanakan pada tahun ini. Lebih dari sekadar tontonan, kegiatan tersebut membawa misi khusus untuk menyatukan warga antarwilayah.
Baca Juga : Imbas Erupsi Anak Krakatau Tutup Bandara, KAI Daop 7 Tambah Gerbong ke Jakarta
"Kegiatan panjat pinang ini tidak hanya menjadi hiburan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat dari berbagai kelurahan di Kota Kediri," jelas Edy Herwiyanto.
Perjuangan mencapai puncak tiang di Omah Sawah ini pun menjadi gambaran sederhana dari esensi kemerdekaan itu sendiri. Melalui tradisi tersebut, semangat persatuan, gotong royong, dan sikap pantang menyerah masyarakat kembali dibuktikan secara nyata di lapangan. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri



















