Menu
Pencarian


Berakhirnya Era "Clean Girl": Mengapa Generasi Muda Kini Lebih Menyukai Estetika Visual yang Raw dan Jujur?

Portaljtv.com - Selasa, 4 Agustus 2026 16:03
Berakhirnya Era "Clean Girl": Mengapa Generasi Muda Kini Lebih Menyukai Estetika Visual yang Raw dan Jujur?
Caption foto: Trend Brat di fashion (foto: Vogue Remaja)

Rambut rapi disisir ke belakang, kulit tanpa cela, rutinitas skincare sepuluh langkah, dan hidup yang tampak selalu "teratur" selama bertahun-tahun, itulah standar kecantikan digital yang dikejar banyak orang lewat tren clean girl. Namun sejak pertengahan 2024, standar itu mulai retak. Eyeliner yang sengaja dibuat belepotan, rambut acak-acakan, dan sikap yang jujur apa adanya justru menjadi simbol gaya hidup baru yang lebih dicintai generasi muda: Brat Summer.

Fenomena ini bermula dari perilisan album keenam penyanyi asal Inggris, Charli XCX, berjudul Brat, pada Juni 2024. Sampul albumnya sengaja dibuat sederhana hanya tulisan "brat" dengan resolusi rendah di atas latar hijau limau yang mencolok namun justru menjadi salah satu ikon visual budaya pop paling ikonik tahun itu. Warna khas tersebut, yang kemudian dijuluki "brat green", menyebar cepat ke berbagai lini kehidupan digital, dari unggahan media sosial hingga kampanye politik di Amerika Serikat yang turut mengadopsi warna dan gaya font tersebut. Saking besarnya dampak budaya yang ditimbulkan, kata "brat" bahkan dinobatkan sebagai Kata Tahun Ini oleh Kamus Collins pada 2024.

Menurut Charli XCX sendiri, sosok "brat" digambarkan sebagai perempuan yang sedikit berantakan, gemar berpesta, jujur, blak-blakan, dan sesekali tampak tidak stabil secara emosional jauh dari citra perempuan sempurna yang selama ini digaungkan tren kecantikan arus utama.

Inti dari pergeseran ini adalah penolakan terhadap tekanan tampil sempurna setiap saat. Tren clean girl yang sebelumnya identik dengan rutinitas perawatan panjang, gaya hidup serba teratur, hingga tidur cepat, kini dianggap oleh sebagian generasi muda sebagai standar yang melelahkan dan tidak realistis. Sebagai gantinya, estetika brat menawarkan bentuk penerimaan diri yang lebih jujur termasuk mengakui bahwa hidup tidak selalu rapi, dan itu bukan masalah.

Pergeseran ini juga terlihat jelas di dunia kecantikan. Riasan yang dulu dihindari kini kembali digemari dalam bentuk yang lebih ekspresif dan sengaja terlihat "berantakan" mulai dari alis yang diputihkan, eyeliner tebal yang sengaja belepotan, hingga warna bibir dan bulu mata yang berani dan tidak konvensional, seperti yang ditampilkan sejumlah selebritas di berbagai ajang mode besar sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Selain riasan yang lebih ekspresif, gaya berpakaian streetwear longgar yang sudah lama identik dengan sosok seperti Billie Eilish turut memperkuat semangat yang sama: menolak standar tubuh ideal dan gaya berpakaian yang serba pas badan demi kenyamanan serta kebebasan berekspresi. Pendekatan ini sejalan dengan filosofi brat, di mana penampilan tidak lagi difungsikan untuk memenuhi ekspektasi orang lain, melainkan untuk merayakan keaslian diri apa adanya.

Menariknya, semangat "raw" ini tidak meredup setelah momentum awalnya berlalu. Memasuki 2026, Charli XCX melanjutkan perjalanan artistiknya dengan era musik baru yang justru diprediksi akan semakin memperkuat gaya hidup autentik dan tidak sempurna ini, menandakan bahwa pergeseran budaya visual ini bukan sekadar tren musiman, melainkan perubahan nilai yang lebih mendasar dalam cara generasi muda memandang kecantikan dan citra diri.

Pada akhirnya, pergeseran dari clean girl menuju estetika brat mencerminkan kelelahan kolektif terhadap budaya citra yang serba dipoles di media sosial. Generasi muda kini lebih menghargai kejujuran visual rambut yang tidak selalu rapi, riasan yang tidak selalu sempurna, dan hidup yang ditampilkan apa adanya sebagai bentuk kebebasan baru. Ironisnya, justru dengan menolak kesempurnaan itulah, banyak orang merasa akhirnya bisa tampil benar-benar menjadi diri sendiri. (Naswa Thalita Zada)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.