Menu
Pencarian


Bayi Laki-Laki Ditemukan Terlantar di Tugu Trenggalek, Kini Jalani Perawatan Intensif di RSUD dr. Soedomo

Simon Bagus - Senin, 27 Juli 2026 14:36
Bayi Laki-Laki Ditemukan Terlantar di Tugu Trenggalek, Kini Jalani Perawatan Intensif di RSUD dr. Soedomo
Bayi laki-laki yang ditemukan terlantar di Desa Banaran, Kecamatan Tugu, kini menjalani perawatan di Ruang Matahari (NICU) RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

TRENGGALEK - TRENGGALEK - Seorang bayi laki-laki yang ditemukan warga dalam kondisi terlantar di teras rumah kosong di Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Meski hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bayi tersebut sehat, tim medis tetap melakukan observasi ketat guna memastikan tidak terdapat gangguan kesehatan akibat proses kelahiran yang diduga berlangsung tanpa penanganan medis yang steril.

Bayi yang diduga baru saja dilahirkan itu ditemukan warga pada Minggu (26/07/2026) dini hari di lokasi tersebut, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit dengan pendampingan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPA) Kabupaten Trenggalek.

Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono, menjelaskan bahwa bayi tiba di rumah sakit sekitar pukul 09.20 WIB setelah dirujuk dari Puskesmas Tugu. Saat tiba, kondisi bayi masih kotor, namun pemeriksaan awal memastikan kondisinya sehat dan stabil.

“Pada hari Minggu kemarin kita sekitar jam 09.20 WIB menerima rujukan bayi yang diantar dari Puskesmas Tugu didampingi dari Dinas Tugu BPA, bayi pada saat datang masih kotor tapi kondisi bayi sehat, setelah itu kami lakukan pemeriksaan lanjutan, bayi ini dengan jenis kelamin laki-laki. Saat ini bayi masih di observasi di ruang perawatan perinatal, insyaallah kondisinya sehat,” ujar Sujiono.

Baca Juga :   Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kardus di Tulungagung, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Bayi tersebut diketahui memiliki berat badan tiga kilogram dengan panjang empat puluh delapan sentimeter, dan saat ini menjalani observasi di Ruang Matahari, ruang perawatan khusus perinatal RSUD dr. Soedomo. Tim medis dijadwalkan memantau kondisi bayi selama tiga hari ke depan untuk memastikan tidak ada risiko infeksi atau komplikasi kesehatan lain yang mungkin timbul dari proses persalinan yang tidak dilakukan di fasilitas medis.

Apabila hasil observasi menunjukkan kondisi bayi tetap stabil, pihak rumah sakit akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak untuk penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan rencana pemindahan bayi ke Surabaya guna mendapatkan perawatan lanjutan.

Sementara itu, kasus penemuan bayi ini masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tugu untuk mengungkap identitas serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Penyelidikan ini penting dilakukan guna memastikan perlindungan hukum bagi bayi sekaligus mengungkap latar belakang kejadian secara menyeluruh.

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.