Menu
Pencarian


Bandara Jeddah Ditutup Imbas Konflik Saudi-Houthi, Penerbangan Kepulangan Jamaah Umrah Dialihkan ke Madinah

Portaljtv.com - Sabtu, 17 Oktober 2026 18:42
Bandara Jeddah Ditutup Imbas Konflik Saudi-Houthi, Penerbangan Kepulangan Jamaah Umrah Dialihkan ke Madinah
Jamaah umrah saat melaksanakan tawaf di sekitar Kakbah, Masjidil Haram.

MAKKAH - Memanasnya konflik antara militer Arab Saudi dengan milisi Houthi kian meluas dan berdampak langsung pada operasional penerbangan internasional. Setelah sebelumnya Bandara Internasional King Khalid di Riyadh ditutup, kini giliran Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah yang membatasi dan menangguhkan penerbangan untuk sementara waktu.

​Kebijakan mendadak ini mengejutkan sejumlah penyelenggara perjalanan umrah (travel) asal Indonesia, khususnya bagi para jamaah yang sudah masuk jadwal kembali ke tanah air.

​Ahmadi, mutawif yang mengawal rombongan travel Madani Indonesia asal Jawa Timur, mengungkapkan bahwa penutupan bandara ini langsung mengubah jadwal kepulangan rombongannya. Jamaah yang semula dijadwalkan pulang ke Indonesia pada Sabtu (17/10/2026) terpaksa ditunda dan dipecah menjadi dua kloter kepulangan, yakni pada 18 dan 19 Oktober 2026.

"Pihak maskapai memberikan dua alternatif kepada kami, yaitu tetap menunggu keberangkatan dari Jeddah dengan kepastian waktu yang belum jelas, atau dialihkan melalui Bandara Madinah dengan penyesuaian jadwal ulang," ujar Ahmadi.

Baca Juga :   Jemaah Umrah di Makkah Tetap Khusyuk Beribadah di Tengah Memanasnya Konflik

​Ahmadi menambahkan, sejumlah maskapai penerbangan internasional yang mengalami perubahan skema dan penyesuaian rute kepulangan ini di antaranya adalah Emirates, Oman Air, Royal Brunei Airlines, serta beberapa maskapai besar Timur Tengah lainnya.

​Travel Tanggung Penuh Akomodasi Jamaah

​Perubahan rute dan penundaan jadwal keberangkatan ini tentu berimbas pada kebutuhan para jamaah selama masa penundaan kepulangan. Ahmadi menegaskan bahwa pihak travel berkomitmen untuk menjamin kenyamanan seluruh jamaah dengan menanggung biaya operasional dan penginapan tambahan.

Baca Juga :   Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah Lolos ke Fase Gugur

"Tentu perubahan jadwal ini berimbas pada kebutuhan jamaah selama belum bisa kembali ke tanah air. Namun, pihak travel umrah bertanggung jawab penuh dan akan menanggung seluruh kebutuhan penginapan serta logistik jamaah selama penundaan ini," tegas Ahmadi.

​Para pembimbing ibadah dan pengelola travel berharap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah dapat segera mereda. Dengan begitu, aktivitas ibadah serta lalu lintas kepulangan maupun kedatangan jamaah umrah asal Indonesia dapat kembali berjalan normal tanpa kendala keamanan.

Reporter: Nova Sari

Baca Juga :   Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol Pulangkan Uruguay, Tanjung Verde Tahan Imbang Arab Saudi

Editor : Guntur Nara






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.