JEMBER - Memasuki bulan suci Ramadan, permintaan gas LPG "melon" ukuran 3 kilogram di wilayah Kabupaten Jember mulai mengalami peningkatan signifikan. Guna mengantisipasi kelangkaan akibat tingginya aktivitas memasak dan menjamurnya UMKM dadakan, Pertamina menambah alokasi stok harian hingga puluhan ribu tabung.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bidang LPG 3 Kilogram Hiswana Migas DPC Besuki, Fandi Setia Laksana, saat ditemui di kantornya pada Kamis (19/2/2026) siang. Fandi menyatakan, meski sempat terjadi kelangkaan di beberapa titik, kondisi saat ini relatif terkendali menyusul langkah proaktif Pertamina dalam menambah pasokan.
Jika pada hari biasa alokasi rutin ke Kabupaten Jember berada di angka 75.000 tabung per hari, kini selama masa Ramadan jumlah tersebut ditingkatkan menjadi total 125.000 tabung per hari.
Pihak Hiswana Migas mengakui adanya lonjakan permintaan yang didorong oleh meningkatnya aktivitas dapur rumah tangga serta geliat pelaku usaha kecil dan UMKM musiman yang muncul selama bulan puasa. Untuk mengantisipasi kekurangan, Hiswana Migas terus memantau wilayah yang mengalami lonjakan permintaan guna memberikan solusi berupa tambahan alokasi.
Baca Juga : Lezatnya Terong Bumbu Kacang Khas Sukorambi
"Kami dari Hiswana Migas terus memantau permintaan di setiap wilayah. Kami berusaha memberikan solusi agar tidak terjadi kelangkaan dengan meminta tambahan alokasi ke Pertamina. Selama bulan Ramadan ini, tambahan alokasi tersebut sudah mulai didistribusikan," jelas Fandi.
Terkait harga di pasaran, Hiswana Migas menegaskan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pangkalan tidak mengalami perubahan, yakni tetap di angka Rp18.000 per tabung. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying), karena pasokan dipastikan mencukupi hingga Idulfitri mendatang. (Nata Renata)
Editor : Iwan Iwe



















